Anies-Sandi Ingin Tolak Reklamasi, Luhut Pandjaitan Bilang Begini

Isu mengenai reklamsi di teluk Jakarta masih menjadi isu hangat pascapemilihan kepala daerah DKI Jakarta. Dalam sejumlah kesempatan, pasangan Anies Baswedan-Sandiaga S. Uno menolah adanya kebijakan reklamasi itu.
Arys Aditya | 20 April 2017 21:51 WIB
Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Luhut Binsar Panjaitan. - JIBI

Kabar24.com, JAKARTA — Isu mengenai reklamsi di teluk Jakarta masih menjadi isu hangat pascapemilihan kepala daerah DKI Jakarta. Dalam sejumlah kesempatan, pasangan Anies Baswedan-Sandiaga S. Uno menolah adanya kebijakan reklamasi itu.

Satu sisi, kebijakan reklamasi bukan hanya area Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, melainkan juga melibatkan pemerintah pusat.

Menteri Koordinator bidang Kemaritiman Luhut Binsar Panjaitan angkat bicara soal rencana kandidat kuat Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan yang menolak melakukan reklamasi di Teluk Jakarta.

Usai menghadiri rapat terbatas di Kompleks Istana Kepresidenan, Kamis (20/4/2017), Luhut mengemukakan pemerintah siap menjelaskan secara perlahan dan baik-baik kepada pasangan gubernur dan wakil gubernur terpilih.

Dia menyebutkan, reklamasi Teluk Jakarta merupakan agenda yang memuat kepentingan Jakarta sekaligus kepentingan nasional. Pasalnya, kata Menko Maritim, penurunan muka tanah permukaan tanah 17,5—23 cm.

“Mungkin Pak Anies belum tahu data. Setelah lihat datanya dari hasil penelitian tentu akan datang dengan pikiran-pikiran yang lebih jernih,” ujarnya.

Tag : reklamasi, Pilkada DKI 2017
Editor : Stefanus Arief Setiaji

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top