Kedubes Prancis Beri Penghargaan 5 Alumni Terbaik dari Indonesia

Kedutaan Besar Prancis di Indonesia menganugerahkan Trofi Alumni kepada 5 tokoh Indonesia yang pernah belajar di Prancis serta berprestasi melalui karir dan kontribusinya dalam kerja sama Indonesia-Prancis.
Wike Dita Herlinda | 29 Maret 2017 15:49 WIB
Ilustrasi: Menara Eiffel

Bisnis.com, JAKARTA—Kedutaan Besar Prancis di Indonesia menganugerahkan Trofi Alumni kepada 5 tokoh Indonesia yang pernah belajar di Prancis serta berprestasi melalui karir dan kontribusinya dalam kerja sama Indonesia-Prancis.

Kelima tokoh Indonesia penerima Trofi Alumni tersebut adalah Kadarsah Suryadi (Rektor ITB), Andrea Hirata (penulis novel Laskar Pelangi), Ajeng Kamaratih (presenter televisi), Sapta Nirwandar (mantan wakil menteri pariwisata dan ekonomi kreatif 2011), dan Gadis Arivia (pendiri Jurnal Perempuan sekaligus pengajar filsafat Universitas Indonesia).

Kelimanya mewakili kerjasama Indonesia-Prancis di berbagai bidang; pendidikan tinggi dan riset, kebudayaan, media, perusahaan, dan masyarakat sipil.

Duta Besar Prancis untuk Indonesia dan Timor Leste Jean-Charles Berthonnet mengatakan penganugerahan tersebut digelar untuk mengumpulkan aktor utama dalam kerja sama Indonesia dan Prancis, sekaligus menjalin hubungan dengan para alumni.

“Lebih dari 600 alumni Indonesia telah terdaftar di www.Indonesia.francealumni.fr. Melalui platform inilah mereka yang pernah belajar di Prancis dapat berinteraksi dan mendapat informasi seputar alumni dan acara Prancis, serta kesempatan berkarier di sana,” ujarnya dalam siaran pers, Rabu (29/3/2017).

Kadarsah Suryadi meraih trofi alumni kategori Pendidikan Tinggi dan Riset. Dia mendapatkan gelar DEA di bidang Teknik Industri Ecole Centrale Paris (1987-1988) dan gelar doktor Manajemen Produksi Universitas Aix-Marseille (1988-1992).

Sementara itu, Andrea Hirata dianugerahi trofi alumni kategori Kebudayaan. Dia meraih beasiswa Uni Eropa untuk melanjutkan pendidikan Master Ekonomi Telekomunikasi di Universitas Sheffield, Inggris dan Universitas Paris 1 Sorbonne, Prancis.

Pada 2005, novelnya yang berjudul Laskar Pelangi terbit dan menjadi best seller serta diterjemahkan dan diterbitkan dalam berbagai bahasa asing, salah satunya bahasa Prancis (L’Arc-en-ciel). Novel tersebut diterbitkan oleh penerbit ternama di Prancis (Mercure de France) dan menjadi best seller di negara-negara berbahasa Prancis lainnya.

Adapun, Ajeng Kamaratih mendapatkan trofi alumni kategori Media. Presenter televisi, peragawati, penari tersebut pernah mengambil kursus Civilisation Française de la Sorbonne selama 6 bulan.

Di sisi lain, Sapta Nirwandar meraih trofi alumni kategori Perusahaan. Pada 1982, setelah 2 tahun bekerja sebagai PNS di Badan Tenaga Atom Nasional (BATAN), Sapta menerima Beasiswa Pemerintah Prancis(Boursier du Gouvernement Français).

Lulus dari Insitut Administrasi Publik Internasional (IIAP) Prancis, dia melanjutkan studinya di Sorbonne dan sekolah tinggi administrasi publik paling bergengsi di Prancis ENA (Ecole National d’Administration) dan menjadi alumni ENA pertama dari Indonesia.

Gadis Arivia menerima torfi alumni kategori Masyrakat Sipil. Dia menempuh pendidikan magister dan meraih gelar master dari kampus ilmu sosial bergengsi di Prancis, EHESS, pada 1994 dan melanjutkan S3 di Universitas Indonesia.

Tag : pendidikan
Editor : Saeno

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top