Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

PROSTITUSI PEDOFILIA ONLINE : Polisi Limpahkan 2 Berkas ke Kejati

Berkas dua tersangka kasus penyebaran foto anak sarat pornografi melalui sebuah grup di jejaring media sosial Facebook, yakni DF alias T-Day (17) dan SHDW alias Siti (16) sudah dinyatakan lengkap atau P21.
Empat tersangka kasus pelecehan seksual terhadap anak yang salah satunya WNA asal Italia Bruno Gallo (kiri), saat rilis di Mapolda NTB, Rabu (15/3/2017). ?Antara
Empat tersangka kasus pelecehan seksual terhadap anak yang salah satunya WNA asal Italia Bruno Gallo (kiri), saat rilis di Mapolda NTB, Rabu (15/3/2017). ?Antara

Kabar24.com, JAKARTA - Berkas dua tersangka kasus penyebaran foto anak sarat pornografi melalui sebuah grup di jejaring media sosial Facebook, yakni DF alias T-Day (17) dan SHDW alias Siti (16) sudah dinyatakan lengkap atau P21.

Polisipun melakukan tahap dua atau melimpahkan kedua tersangka serta barang bukti ke Kejaksaan Tinggi DKI Jakarta. Proses penyidikan terhadap dua tersangka ini berlangsung lebih cepat dibandingkan dua tersangka lain yakni Wawan (25) dan DS (27) yang diamankan pada saat bersamaan. Sebab, kedua orang ini masih berstatus di bawah umur.

"Jadi, dua berkas yang kami sidik untuk anak di bawah umur untuk tersangka Diki dan Siti ini sudah lengkap," kata Argo, Kamis (23/3/2017).

Sementara itu, dua tersangka lain yakni Wawan dan Ds beserta AAj yang diamankan belakangan hingga saat ini masih dilakukan pemeriksaan.

Keempat orang yang ditangkap bersamaan, yakni Wawan, DS, SHDW dan DF berperan sebagai admin sementara AAj, sejauh ini, diketahui sebagai salah satu anggota paling aktif mengunggah foto-foto dan pornografi anak di akungrup.

Polisi hingga saat ini telah menyita sekitar 1,600 konten berupa foto dan video sebagai baranng bukti.

Argo tidak memungkiri terkait kemungkinan bertambahnya pelaku yang akan diciduk polisi. Pasalnya, Grup Facebokk dengan nama Official candy's Gruoup yang dijadikan sarana berbagaii foto dan video porno anak ini memiliki lebiih dari 7.000 anggota aktif.

Adapun jumlah korban yang telah diidentifikasi mencapai 13 anak. Dua diantaranya merupakan korban dari wawan sementara 11 lainnya adalah korban DF.


Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper