Cari berita
Bisnis.com

Konten Premium

Bisnis Plus bisnismuda Koran Bisnis Indonesia tokotbisnis Epaper Bisnis Indonesia Konten Interaktif Bisnis Indonesia Group Bisnis Grafik bisnis tv

Bom Panci Bandung : Tersangka Pedagang Susu Keliling

Polisi mengamankan dua orang tersangka yang diduga memiliki keterlibatan dengan pelaku aksi bom panci di Lapangan Pandawa, Cicendo, Bandung beberapa waktu lalu.
Nancy Junita
Nancy Junita - Bisnis.com 13 Maret 2017  |  13:02 WIB
Bom Panci Bandung : Tersangka Pedagang Susu Keliling
Kadiv Humas Polri Irjen Pol Boy Rafli Amar memberi keterangan tentang penangkapan tersangka bom panci di Bandung, Senin (13/3/2017). - Bisnis.com/Juli Etha
Bagikan

Kabar24.com,JAKARTA - Polisi mengamankan dua orang tersangka yang diduga memiliki keterlibatan dengan pelaku aksi bom panci di Lapangan Pandawa, Cicendo, Bandung beberapa waktu lalu.

Kedua orang tersebut, Agus alias Abu Muslim alias Abu Abdulah san Soleh alias Abu Furson, diamankan pada 7 Maret lalu di dua tempat berbeda di Bandung. Kedua orang ini juga memiliki peran dan latar belakang berbeda.

"Pengembangan kasus ini [bom panci Cicebdo] bahwa ada dugaan keterlibatan orangg lain. Orang ini yang sudah kita tangkap," jelas Ladiv Humas Polri Irjen Pol Boy Rafli Amar, Senin (13/3/2017).

Agus berperan atau terlibat langsung dalam peristiwa peledakan bom di Cicendo. Agus diketahui melakukan survei bersama Yayat, pelaku bom Cicendo yang tewas dalam perjalanan ke rumah sakit setelah tedlibat baku tembak dengan polisi. Selain itu, Agus yang sehari-hari bekerja sebagai tenaga ahli listrik ini juga berperan merangkai bom panci dan membantu pendanaan aksi.

"Dia belajar secara otididak. Salah saru [tersanfka] merupakan ahli listrik. Jadi, ini tidak begitu sulit untuk.merakit bagi orang yang punya pengetahuan di bidang kelistrikan. Tentu bagi dia tidak begitu sulit, tapi umumnya mereka belajar dari online training," jelas Boy.

Sementara itu, tersangka Soleh alias Gungun yang sehari-hari bekerja sebagai pedagang susu keliling diamankan polisi setelah terlibat sebagai pemberi dana dan mengetahui terkait rencana aksi teror tetapi tidak melapor kepada pihak berwajib.

Soleh diketahui sempat menyerahkan dana sekitar Rp2 juta untuk melakukan aksi teror termasuk pembelian peralatan. Sebelum melakukan aksi teror di Cicendo, Yayat juga diketahui telah menitipkan anak dan istri ya kepada Soleh.

Sama seperti Yayat, kedua orang ini juga terhibung dengan jaringan Jamaah Ansharu Daulah (JAD ).

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

bom panci
Editor : Nancy Junita
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

Terpopuler

Banner E-paper
back to top To top