Cari berita
Bisnis.com

Konten Premium

Bisnis Plus bisnismuda Koran Bisnis Indonesia tokotbisnis Epaper Bisnis Indonesia Konten Interaktif Bisnis Indonesia Group Bisnis Grafik bisnis tv

PT Dirgantara Indonesia Diminta Produksi Helikopter

Kepala Staf TNI Angkatan Udara (KSAU) Marsekal Hadi Tjahjanto menginginkan PT Dirgantara Indonesia (Persero) memproduksi helikopter untuk mewujudkan kemandirian pertahanan nasional.
Newswire
Newswire - Bisnis.com 03 Maret 2017  |  15:20 WIB
PT Dirgantara Indonesia Diminta Produksi Helikopter
Bagikan

Kabar24.com, MAGETAN--Kepala Staf TNI Angkatan Udara (KSAU) Marsekal Hadi Tjahjanto menginginkan PT Dirgantara Indonesia (Persero) memproduksi helikopter untuk mewujudkan kemandirian pertahanan nasional.

"Kemarin saya sudah menyampaikan kepada Dirut PT DI bahwa kebutuhan kami yang mendesak adalah kesiapan helikopter," ujar Marsekal Hadi Tjahjanto, saat melakukan kunjungan kerja ke Pangkalan Udara (Lanud) Iswahjudi Magetan, Jawa Timur, Jumat.

Karena itu, menurutnya lagi, saat ada kontrak nantinya dengan Kementerian Pertahanan, pihaknya ingin agar PT DI (Persero) dapat memproduksi helikopter yang memiliki kualifikasi sesuai dengan yang diinginkan oleh TNI AU.

"Apabila nanti kami melaksanakan kontrak pengadaan helikopter dan itu dilaksanakan oleh Kementerian Pertahanan, nantinya agar segera direalisasikan dengan "spek" yang kami inginkan," kata Hadi Tjahjanto yang juga Komisaris Utama PT DI (Persero) tersebut.

Pihaknya juga akan menempatkan para personel yang telah mumpuni di bidangnya untuk memberikan pendampingan di PT DI, sehingga produksi dan proses pengadaan helikopter tersebut dapat berjalan sesuai yang diinginkan.

Tidak hanya helikopter, Hadi juga menegaskan tentang kebutuhan TNI AU yang mendesak lainnya, yaitu pesawat angkut ringan jenis Casa. Ia berharap PT DI bisa merealisasikannya apabila kontrak dengan Kementerian Pertahanan tersebut terjadi.

Disinggung soal kerja sama dengan pihak luar negeri untuk membantu proses pengadaan tersebut, ia mengatakan jika helikopter dan pesawat yang dibutuhkannya tersebut tidak dapat diproduksi di dalam negeri, maka hal itu menjadi kewenangan Komite Kebijakan Industri Pertahanan (KKIP).

Dalam kunjungan kerja ke Lanud Iswahjudi Magetan, Marsekal TNI Hadi Tjahjanto didampingi oleh Komandan Lanud Iswahjudi Magetan Marsma TNI Andyawan, juga meninjau Skadron Udara 14 dan melakukan pertemuan dengan para anggota TNI AU setempat.

Pada kesempatan tersebut, pihaknya juga memberikan kabar tentang rencana pemerintah untuk mengganti pesawat tempur F-5 Tiger yang sudah lama tidak dioperasikan.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

pt dirgantara indonesia ksau

Sumber : Antara

Editor : Rustam Agus
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

Terpopuler

Banner E-paper
back to top To top