Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Tol Trans Jawa & Kawasan Industri Kunci Perekonomian Jateng

Percepatan pembangunan jalan tol Trans Jawa dan pengembangan kawasan industri baru dinilai mampu dongkrak laju perekonomian di Jawa Tengah.
Rio Sandy Pradana
Rio Sandy Pradana - Bisnis.com 28 Februari 2017  |  16:52 WIB

Kabar24.com, JAKARTA--Percepatan pembangunan jalan tol Trans Jawa dan pengembangan kawasan industri baru dinilai mampu dongkrak laju perekonomian di Jawa Tengah.

Presiden Joko Widodo mengatakan ‎Jateng merupakan provinsi yang struktur perekonomiannya ditopang sektor industri pengolahan dan pertanian.

Keduanya masing-masing menyumbang laju perekonomian sebesar 34,8% dan 15%‎.

"Untuk menopang laju perekonomian yang harus diperhatikan adalah percepatan pembangunan transportasi dan kawasan industri baru yang terintegrasi," kata Jokowi dalam pengantar rapat koordinasi terbatas di Kantor Presiden, Selasa (28/2/2017).

Pihaknya mengundang Gubernur Ganjar Pranowo dan sejumlah kementerian terkait guna membahas‎ evaluasi dan pelaksanaan proyek strategis nasional dan program prioritas di Provinsi Jateng.

Pertama, lanjutnya, percepatan pembangunan infrastruktur akan difokuskan pada jalan tol Trans Jawa, kereta api rel ganda, perluasan Bandara Internasional Ahmad Yani, dan pengembangan Pelabuhan Tanjung Mas.

Kedua, kata Jokowi, Kota Kendal bisa dikembangkan menjadi kawasan industri baru yang terintegrasi dan prospektif.

Beberapa syarat yang harus dipenuhi yakni perbaikan sisi perizinan, peningkatan kualitas ketenagakerjaan, membangun konektivitas baik jalan tol maupun pelabuhan, serta penyediaan listrik dan air bersih.

"Selain itu, sektor pariwisata juga masih perlu dikembangkan dan menjadi perhatian dari menteri terkait dan gubernur," ujarnya.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

ekonomi jateng tol trans jawa
Editor : Rustam Agus
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top