Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

CEKCOK DINDING PERBATASAN: Presiden Meksiko Batalkan Pertemuan Dengan Trump

Presiden Meksiko Enrique Pena Nieto mengatakan, Kamis, ia tidak akan menghadiri pertemuan dinas dengan Presiden Amerika Serikat Donald Trump, yang dijadwalkan berlangsung Selasa (31/1/2017) di Washington, D.C.
Newswire
Newswire - Bisnis.com 27 Januari 2017  |  10:52 WIB
Presiden Amerika Serikat Donald Trump berbicara di Blue Room, White House, Washington AS, (22/1/2017). - Reuters
Presiden Amerika Serikat Donald Trump berbicara di Blue Room, White House, Washington AS, (22/1/2017). - Reuters

Kabar24.com, MEXICO CITY - Pertemuan antara Presiden Meksiko dan Donald Trump dipastikan tidak akan berlangsung Selasa pekan depan.

Presiden Meksiko Enrique Pena Nieto mengatakan, Kamis, ia tidak akan menghadiri pertemuan dinas dengan Presiden Amerika Serikat Donald Trump, yang dijadwalkan berlangsung Selasa (31/1/2017) di Washington, D.C.

"Pagi ini kami telah memberi tahu Gedung Putih bahwa saya tidak akan menghadiri pertemuan yang dijadwalkan berlangsung Selasa depan dengan POTUS (Presiden Amerika Serikat)," kata Pena Nieto melalui Twitter.

Pernyataannya itu muncul beberapa jam setelah Trump, yang mulai menjabat sebagai Presiden AS pekan lalu, mencuit bahwa pertemuan akan dibatalkan kalau Meksiko tidak mau membayar biaya pemasangan pagar dinding di perbatasan.

Pertemuan antara kedua pemimpin itu sebelumnya direncanakan akan membahas perundingan kembali Perjanjian Perdagangan Bebas Amerika Utara (NAFTA) serta masalah pendatang.

Percekcokan soal dinding pembatas antara Meksiko dan Amerika Serikat memanas pada Rabu, ketika Trump menandatangani perintah eksekutif bahwa pagar dinding di perbatasan selatan harus segera dipasang.

Trump bersikeras bahwa Meksiko nantinya harus membayar biaya pemasangan dinding.

Presiden Pena Nieto pada Rabu menanggapi langkah Trump tersebut dengan mengatakan negaranya menentang keputusan AS untuk menegakkan pagar dinding di perbatasan dan Meksiko "tidak akan mengeluarkan dana untuk pemasangan dinding."

Pemasangan dinding antara Amerika Serikat dan Meksiko merupakan salah satu rencana kontroversial yang diusung Trump dalam kampanyenya tahun lalu.

Tekadnya itu berhasil mendapatkan dukungan dari para pemilih berpenghasilan rendah, yang percaya bahwa lahan pekerjaan mereka telah diambil alih oleh para pendatang dari Meksiko.

Para penentang Trump menganggap pemasangan pagar dinding merupakan simbol xenofobia atau ketakutan terhadap orang asing.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

meksiko Donald Trump

Sumber : Antara/Xinhua

Editor : Saeno

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top