Mahasiswa Indonesia Masuk Babak II Kompetisi Airbus

Sebanyak tiga tim dari universitas asal Indonesia berhasil masuk dalam jajaran 50 besar untuk bersaing dalam kompetisi Fly Your Ideas babak kedua yang akan diselenggarakan Airbus pada Januari 2017.
Ringkang Gumiwang | 20 Desember 2016 20:13 WIB
Airbus. - REUTERS

Kabar24.com, JAKARTA—Sebanyak tiga tim dari universitas asal Indonesia berhasil masuk dalam jajaran 50 besar untuk bersaing dalam kompetisi “Fly Your Ideas” babak kedua yang akan diselenggarakan Airbus pada Januari 2017 mendatang.

Ketiga tim asal Indonesia itu antara lain tim Garuda Ganesha dan Pocket Rocket dari Institut Teknologi Bandung (ITB), serta tim Swing dari Universitas Diponegoro. Mereka akan berkompetisi untuk menghadirkan inovasi dalam industri penerbangan.

Airbus Executive Vice President Engineering Charles Champion mengatakan Fly Your Ideas merupakan suatu kompetisi unik, dimana karyawan Airbus ikut terlibat dalam kompetisi ini, baik sebagai panel juri, mentor, atau tenaga ahli.

“Kami menawarkan para mahasiswa untuk berinteraksi langsung dengan spesialis senior dari berbagai bidang di industri ini. Sebaliknya, para ahli juga akan mendapatkan manfaat dari interaksi ini,” katanya dalam siaran pers, Selasa (20/12).

Sekadar informasi, tim Garuda Ganesha mengajukan konsep baru kompartemen barang di kabin yang dapat meningkatkan kenyamanan maupun efisiensi penumpang dalam memuat barang-barangnya.

Sementara itu, tim Swing mengajukan teknologi canggih dengan nama Smart Winglet Controlled by Artificial Intelligence (SWING), dimana teknologi itu akan meningkatkan efisiensi penggunaan bahan bakar, dan aerodinamika pesawat.

Adapun, tim Pocket Rocket mengajukan ide Airbus Skyland, yaitu taman hiburan tematik yang menggunakan pesawat Airbus yang sudah tidak terpakai guna menjadi sumber pendapatan tambahan bagi perusahaan.

Nantinya, sebanyak 60 ahli dan inovator Airbus akan menilai ketiga ide tersebut, bersamaan dengan ide-ide lainnya dari 89 negara. Proses penilaian akan berlangsung di empat lokasi operasi Airbus, seperti Perancis, Jerman, Spanyol dan Inggris.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
airbus, mahasiswa

Editor : Rustam Agus

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top