HARGA BAJA China Rendah, Uni Eropa Lakukan Penyelidikan

Uni Eropa tengah melakukan penyelidikan kepada produsen baja China yang menjual ke pasar Eropa dengan harga rendah.
Surya Rianto
Surya Rianto - Bisnis.com 09 Desember 2016  |  17:17 WIB
HARGA BAJA China Rendah, Uni Eropa Lakukan Penyelidikan
Pabrik baja di Jiaxing, Provinsi Zhejiang, China - Reuters/William Hong

Bisnis.com, BRUSSELS -- Uni Eropa tengah melakukan penyelidikan kepada produsen baja China yang menjual ke pasar Eropa dengan harga rendah.

Seperti dilansir Reuters pada Jumat (9/12), Asosiasi baja Eurofer telah membawa keluhannya kepada Komisi Eropa untuk memulai penyelidikan dari aksi China yang menjual baja dengan harga miring.

Uni Eropa pun telah memberlakukan bea keluar dengan kisaran yang cukup lebar, aksi itu dilakukan dari hasil investigasi menunjukkan produsen baja di Eropa mengalami kerugian karena kelebihan pasokan dan kapasitas produksi baja di China.

Dampaknya, sekitar 5.000 pekerja dipecat dalam industri baja di Inggris tahun lalu. Hal itu dilakukan agar bisa tetap berkompetisi dengan baja impor dari China yangg lebihh murah.

Kelompok G20 pun mengakuui kelebihan kapasitas produksi baja adalah masalah serius.

Pada Oktober kemarin, komisi Eropa menetapkan tarif impor sementara hingga 73,7% untuk baja berat sampai 22,6% untuk baja gulungan panas yang datang dari China.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
baja, dumping, harga baja

Sumber : reuters

Editor : Rustam Agus

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top