Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com

Konten Premium

Epaper Bisnis Indonesia tokotbisnis Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Polisi Tangkap Dua Calo Penerimaan Mahasiswa Baru Fakultas Kedokteran Unhas

Dua orang yang diduga sebagai calo penerimaan mahasiswa baru di Fakultas Kedokteran Unhas ditangkap Polsek Tamalanrea, Makassar.nn
Newswire
Newswire - Bisnis.com 06 Desember 2016  |  16:58 WIB
Polisi Tangkap Dua Calo Penerimaan Mahasiswa Baru Fakultas Kedokteran Unhas
Ilustrasi - JIBI Photo
Bagikan

Kabar24.com, MAKASSAR - Polisi berhasil mengungkap praktik percalonan dalam penerimaan mahasiswa baru di Universitas Hasanuddin, Makassar.

Dua orang yang diduga sebagai calo penerimaan mahasiswa baru di Fakultas Kedokteran Unhas ditangkap Polsek Tamalanrea, Makassar.

"Keduanya sudah kami amankan dan saat ini diperiksa penyidik di Polres Tamalanrea terkait dugaan penipuan," ujar Kepala Bidang Humas Polda Sulsel Kombes Pol Dicky Sondani saat dikonfirmasi, Selasa (6/12/2016).

Berdasarkan keterangan sementara, dua calo tersebut merupakan Pegawai Negeri Sipil (PNS) Unhas Makassar yakni Nurjannah Jalil, 53, dan Rahmatia, 36.

Keduanya berhasil dibekuk di ruang kerjanya masing-masing dan kemudian digiring petugas Polsek Tamalanrea untuk diminta keterangan terkait adanya laporan penipuan.

Hal ini terungkap saat salah seorang korban, Aqila, melaporkan keduanya ke rektorat karena sampai saat ini anaknya bernama Ananda dijanjikan lulus di Fakultas Kedokteran Unhas dengan membayar Rp325 juta, namun tidak lulus.

"Pihak keamanan rektorat mengamankan keduanya karena diduga menipu korban ketika melapor di kampus tersebut, lalu selanjutnya melapor ke polisi kemudian ditangkap," ujar dia.

"Pelaku saat itu menyampaikan kepada korban bahwa masih ada bangku kosong, tetapi harus ada biaya sebesar Rp325 juta, korban pun menyetujui lalu membayar uang tersebut," beber Dicky.

Namun belakangan, setelah proses seleksi mahasiswa baru selesai, anak korban Ananda tidak lulus, saat ditanyakan terkait soal itu kepada pelaku, dengan jawaban sederhana agar korban bersabar karena masih berproses.

"Capek dijanji-janji akhirnya korban menagih uangnya kembali, karena anaknya sudah lulus di Fakultas Kedokteran UMI, tapi sayangnya tidak dikembalikan, akhirnya dilapor ke rektorat, dan kini ditangani kepolisian," tambahnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

calo kedokteran

Sumber : Antara

Editor : Saeno
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

back to top To top