Indonesia dan Uni Eropa Tingkatkan Hubungan Antar Parlemen

Menteri Luar Negeri, Retno Marsudi mengatakan reaktivasi Kelompok Persahabatan Parlemen Indonesia-Uni Eropa (UE) merupakan salah satu hasil pertemuan Presiden Jokowi dengan Presiden Parlemen Eropa Martin Schulz pada bulan April lalu.
Newswire | 02 Desember 2016 13:37 WIB
Retno Marsudi - Reuters/Iqro Rinaldi

Bisnis.com, LONDON -  Menteri Luar Negeri, Retno Marsudi mengatakan reaktivasi Kelompok Persahabatan Parlemen Indonesia-Uni Eropa (UE) merupakan salah satu hasil pertemuan Presiden Jokowi dengan Presiden Parlemen Eropa Martin Schulz pada bulan April lalu.

Kelompok persahabatan parlemen ini merupakan forum anggota Parlemen Eropa yang ingin menguatkan kerja sama dengan Indonesia dalam berbagai bidang diketuai Ana Gomes dari Portugal dengan dua wakil ketua Jeroen Lenaers dari Belanda dan Urmas Paet Estonia, kata Fungsi Pensosbud KBRI Brusel Ance Maylany kepada Antara London, Jumat (2/12/2016).

Dalam sambutannya, Menlu Retno menggarisbawahi semakin pentingnya kerja sama Indonesia - Uni Eropa yang terefleksi dari dicetuskannya Partnership and Cooperation Agreement (PCA) antara kedua belah pihak yang berlaku sejak 2014.

Parlemen Eropa dan Indonesia memiliki peran yang penting memastikan implementasi serta juga dapat memberi masukan bagi pelaksanaan Partnership Comprehesive Agreement (PCA) tersebut, ujar Menlu Retno.

Sementara itu, Ketua Komisi I, Dr. Abdul Kharis Almasyhari mengatakan reaktivasi Kelompok Persahabatan ini merupakan langkah maju dalam hubungan antar Parlemen.

"Reaktivasi Kelompok ini menegaskan pentingnya pelibatan semua pemangku kepentingan, termasuk Parlemen, dalam memajukan hubungan Indonesia - Uni Eropa yang berdasarkan kepentingan yang saling menguntungkan," kata Almasyhari.

Saat ini, kelompok ini beranggotakan 22 anggota Parlemen UE dan diharapkan berkembang di masa datang.

Dubes RI untuk Kerajaan Belgia Yuri Thamrin menyambut baik diresmikannya kelompok ini dan menyatakan komitmennya memfasilitasi kegiatan kelompok Persahabatan ini.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
retno l.p. marsudi

Sumber : ANTARA
Editor : Martin Sihombing

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top