Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

KORUPSI PENJUALAN ASET PT PWU: Kejati Jatim Dalami Peran Dahlan Iskan

Kabar24.com, JAKARTA - Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jawa Timur mendalami peran bekas Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Dahlan Iskan dalam perkara penjualan aset milik PT Panca Wira Usaha (PWU)..
Edi Suwiknyo
Edi Suwiknyo - Bisnis.com 24 Oktober 2016  |  15:34 WIB
Dahlan Iskan - Antara/Reno Esnir
Dahlan Iskan - Antara/Reno Esnir

Kabar24.com, JAKARTA - Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jawa Timur mendalami peran bekas Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Dahlan Iskan dalam perkara penjualan aset milik PT Panca Wira Usaha (PWU).

Penyidik kejaksaan bakal mendalami perannya sebagai bekas Direktur Utama perusahaan itu, terutama soal ada atau tidaknya kaitan antara posisinya tersebut dengan kasus penjualan aset itu.

"Sampai sekarang masih diperiksa, yang jelas kami masih memeriksa seputar keterkaitannya dengan kasus tersebut," kata Kepala Seksi Penerangan Hukum (Kasipenkum) Kejati Jatim Rommy Arizyanto saat dihubungi Bisnis, Senin (24/10/2016).

Kendati demikian, dia tak menyebutkan secara jelas soal keterkaitan itu. Dia menyampaikan, saaat ini yang bersangkutan masih menjalani pemeriksaan.

"Nanti kalau selesai diperiksa, bakal dilakukan evaluasi soal kelanjutan kasus ini," imbuhnya.

Dahlan sendiri sudah diperiksa sebanyak empat kali oleh penyidik kejaksaan. Pemeriksaan itu dilakukan, setelah dua pemanggilan sebelumnya Dahlan tak memenuhi panggilan penyidik.

Kasus dugaan korupsi tersebut pertamakali mencuat pada tahun 2015 lalu. Saat itu, penyidik kejaksaan mencium soal ketidakberesan penjualan aset dan perusahaan milik negara tersebut.

Akibat ketidakberesan tersebut, mereka menduga ada kerugian negara miliaran rupiah. Juli lalu, Kejati Jatim memulai kasus itu dengan mengeluarkan surat perintah penyidikan (Sprindik).

Dalam perkara itu, penyidik kejaksaan telah menetapkan seorang tersangka, yakni bekas Ketua DPRD Surabaya tahun 2009-2014. Dia ditetapakan sebagai tersangka setelah penyidik kejaksaan menemukan dua alat bukti.

Wisnu sendiri diduga menyalahgunakan posisinya yang saat itu menjadi Manager PT PWU. Dia pun sudah ditahan di Rumah Tahanan Klas I Surabaya.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

korupsi kejagung
Editor : Martin Sihombing
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top