Kabar24.com, JAKARTA- Ethiopia perlu membuang 69 juta kondom yang diberikan oleh donor internasional untuk memerangi penyebaran AIDS karena kualitasnya buruk.
Badan pemerintah Pharmaceuticals Fund and Supply Agency (PFSA) menemukan cacat pada alat kontrasepsi penangkal penyakit kelamin itu menurut laporan stasiun lokal Radio Fana.
Seperti dilansir kantor berita AFP, Direktur PFSA Meskele Lera mengatakan bahwa sedang dilakukan upaya untuk memaksa pemasok kondom "membayar uang pengganti dan menutup seluruh biaya proses pembuangan."
Kondom-kondom dengan nilai dua juta dolar AS itu dilaporkan diproduksi oleh perusahaan India yang tak disebutkan namanya dan dibiayai oleh Dana Global untuk Memerangi AIDS, Tuberkulosis dan Malaria (Global Fund to Fight AIDS, Tuberculosis and Malaria/GFATM) tetapi gagal dalam pengujian dasar.
Sekitar 1,2 juta warga Ethiopia menderita AIDS menurut Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), setara dengan tingkat prevalensi 2,4 persen, dengan sebagian besar terpusat di ibu kota Addis Ababa
69 Juta Kondom Kualitas Buruk Akan Dimusnahkan
Ethiopia perlu membuang 69 juta kondom yang diberikan oleh donor internasional untuk memerangi penyebaran AIDS karena kualitasnya buruk.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel
Topik
Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Bisnis Indonesia Premium.

1 jam yang lalu
Para Pembeli Emas Antam yang Masih Boncos Awal Mei 2025

14 jam yang lalu
Beda Arah BlackRock dan JP Morgan di United Tractors (UNTR)
Artikel Terkait
Berita Lainnya
Berita Terbaru

15 menit yang lalu
Mensesneg Pastikan Sebagian Tuntutan Buruh Dipenuhi Pemerintah

53 menit yang lalu
Hadiri Hari Buruh di Monas, Istana: Kami Fasilitasi Aspirasi Pekerja
1 jam yang lalu
Monas Dibanjiri Buruh Aksi May Day 2025
Terpopuler
# Hot Topic
Rekomendasi Kami
Foto
