Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Kejaksaan Yakin La Nyalla Masih di Singapura

Jaksa Agung Muhammad Prasetyo yakin posisi terakhir tersangka kasus korupsi dana hibah Kamar Dagang dan Industri Jawa Timur La Nyalla Mahmud Mattalitti masih berada di Singapura. M
Muhammad Khadafi
Muhammad Khadafi - Bisnis.com 11 Mei 2016  |  13:33 WIB
Kejaksaan Yakin La Nyalla Masih di Singapura
La Nyala Mataliti - Antara

Kabar24.com, JAKARTA – Jaksa Agung Muhammad Prasetyo yakin posisi terakhir tersangka kasus korupsi dana hibah Kamar Dagang dan Industri Jawa Timur La Nyalla Mahmud Mattalitti masih berada di Singapura.

Meski sempat beredar kabar La Nyalla kini sudah berada di Indonesia bersama orang terdekatnya.

“Masih di Singapura dia. Kalau ada yang tahu La Nyalla di sini dan melindungi, dia bisa kena juga,” kata Prasetyo di Kompleks Kejaksaan Agung, Jakarta, Rabu (11/5/2016).

Saat ini La Nyalla posisinya terjepit di Singapura. Sebab izin tinggalnya telah habis sejak 28 April 2016.

La Nyalla melarikan diri dari Indonesia ke Malaysia pada 17 Maret 2016. Kemudian pada 28 Maret 2016 dia diketahui bertolak dari Malaysia ke Singapura

Sebelumnya La Nyalla sempat dikabarkan pulang ke Indonesia pada Selasa (4/5/2016).

Dia dikabarkan mendarat di Bandara Soekarno-Hatta pukul 13.00 WIB dan akan langsung dibawa ke Kejaksaan Agung.

Namun kabar tersebut dibantah oleh Kepada Divisi Hubungan Internasional Polri Irjen Pol. Ketut Yoga.

Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus Arminsyah membenarkan ada kabar intelijen bahwa La Nyalla akan pulang dan menyerahkan diri, tapi tidak terbukti.

Adapun La Nyalla sebagai mantan Ketua Kadin Jawa Timur 2010−2014 disebut menggunakan dana hibah untuk pembelian saham perdana (IPO) Bank Jatim, sehingga merugikan negara Rp5,3 miliar pada 2012.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

kejagung la nyalla matalitti
Editor : Rustam Agus

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini

back to top To top