Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Kasus Pemberian Kredit: Mantan Dirut Bank DKI Jadi Tersangka

Kejaksaan Tinggi DKI Jakarta (Kejati DKI) menambah dua tersangka baru terkait kasus pemberian fasilitas kredit oleh Bank DKI kepada PT Likotama Harum, yakni mantan Direktur Utama Bank DKI Eko Budi Wiyono dan mantan Direktur Pemasaran Bank DKI Mulyatno Wibowo.
Muhammad Khadafi
Muhammad Khadafi - Bisnis.com 20 April 2016  |  14:15 WIB

Kabar24.com, JAKARTA − Kejaksaan Tinggi DKI Jakarta (Kejati DKI) menambah dua tersangka baru terkait kasus pemberian fasilitas kredit oleh Bank DKI kepada PT Likotama Harum, yakni mantan Direktur Utama Bank DKI Eko Budi Wiyono dan mantan Direktur Pemasaran Bank DKI Mulyatno Wibowo.

Eko dan Mulyatno ditetapkan sebagai tersangka karena diduga meloloskan dokumen pemberian kredit sehingga merugikan negara Rp267 miliar.

“Untuk mencairkan kredit ini, kan ada data yang disampaikan. Namun, datanya tak benar semua. Dan ini yang tak dicek dua tersangka baru ini,” ujar Kepala Kejati DKI Sudung Situmorang, Rabu (20/4/2016).

Keduanya dikenakan pasal 2 dan 3 Undang-Undang Nomor 31 tahun 1999 juncto Undang-Undang Nomor 20 tahun 2011 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi.

Selanjutnya Kejati DKI akan melakukan pemanggilan pemeriksaaan Eko dan Mulyatno sebagai tersangka dan meminta Kemenkumham mengeluarkan surat pencekalan.

“Kami pernah periksa sebagai saksi. Minggu depan ya kami panggil sebagai tersangka,” kata Sudung yang belum lama ini tersangkut kasus dugaan suap oleh BUMN PT Brantas Abipraya.

Berdasarkan hasil penyidikan Kejati DKI terjadi penyimpangan dalam pemberian kredit oleh Bank DKI. Sebab bank BUMD itu memberikan kemudahan dalam pemberan fasilitas kredit kepada perusahaan konstruksi PT Likotama Harum

Likotama mengajukan kredit modal kerja kepada Bank DKI sebesar Rp230 miliar untuk pengerjaan tiga proyek pada 2011-2014.

Sebelumnya Kejati DKI telah menetapkan empat orang tersangka terlebih dahulu, yakni Group Head Kredit Komersial Korporasi Bank DKI Dulles Tampubolon, Account Officer Korporasi Bank DKI Hendri Kartika Andri, Pemilik PT Likotama Harum Supendi, dan satu orang lainnya dari pihak swasta Gusti Indra.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

bank dki kejaksaan tinggi
Editor : Rustam Agus
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top