Cari berita
Bisnis.com

Konten Premium

Bisnis Plus bisnismuda Koran Bisnis Indonesia tokotbisnis Epaper Bisnis Indonesia Konten Interaktif Bisnis Indonesia Group Bisnis Grafik bisnis tv

Jaksa KPK Pikirkan Langkah Pasca Putusan Jero Wacik

Jaksa penuntut umum Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Dodi Sukmono sedang memikirkan langkah hukum lanjutan pasca putusan terhadap mantan menteri ESDM, Jero Wacik.
Edi Suwiknyo
Edi Suwiknyo - Bisnis.com 09 Februari 2016  |  23:40 WIB
Jaksa KPK Pikirkan Langkah Pasca Putusan Jero Wacik
Jero Wacik - Antara
Bagikan

Kabar24.com, JAKARTA - Jaksa penuntut umum Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Dodi Sukmono memikirkan langkah hukum lanjutan pasca putusan terhadap mantan menteri ESDM, Jero Wacik.

Dalam putusan yang dibacakan di Pengadilan Tipikor, Jakarta, Selasa (9/2/2016), hakim menyatakan Jero bersalah melakukan korupsi. Dia divonis hukuman penjara selama 4 tahun dan denda Rp150 juta subsider 3 bulan penjara.
 
"Kami mempunyai waktu tujuh hari untuk memikirkan langkah hukum selanjutnya," ujar Dodi Sukmono, Jaksa Penuntut Umum dari KPK di Pengadilan Tipikor, Jakarta.
 
Dia juga mengatakan, ada sejumlah pertimbangan yang membuat jaksa dari lembaga antirasuah tersebut memikirkan langkah hukum lanjutan.
 
Pertimbangan pertama yakni vonis hakim yang hanya menjatuhkan hukuman 4 tahun penjara dan denda Rp150 juta subsider 3 bulan penjara. Serta pengembalian uang sebesar Rp5, 73 miliar subsider 1 tahun penjara.
 
"Poin-poin itu akan menjadi pertimbangan kami selanjutnya. Kami akan membahasnya terlebih dahulu," kata dia lagi.
 
Jaksa dari KPK sendiri sebelumnya menuntut Jero hukuman 9 tahun penjara dan denda Rp350 juta subsider4 bulan serta denda Rp18,7 miliar.
 
 
 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

jero wacik kpk. korupsi
Editor : Rustam Agus
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

Terpopuler

Banner E-paper
back to top To top