Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Mulai Oktober Bandung Berlakukan Transaksi Nontunai. Ini Pengguna Smart Card Perdana

Smart card menjadi alat pembayaran nontunai sesuai dengan rencana pembangunan jangka menengah (RPJM) tahun 2015 dan sebagai salah satu implementasi Kota Bandung sebagai smart city.
Adi Ginanjar Maulana
Adi Ginanjar Maulana - Bisnis.com 29 September 2015  |  16:44 WIB
Ilustrasi - microchip.com/linkedin.com
Ilustrasi - microchip.com/linkedin.com

Bisnis.com, BANDUNG--Pemerintah Kota Bandung akan meluncurkan smart card pada Oktober 2015 untuk mendorong pertumbuhan transaksi nontunai baik di kalangan pemerintahan maupun masyarakat luas.

Sekretaris Daerah Kota Bandung Yossi Irianto mengatakan smart card menjadi alat pembayaran nontunai sesuai dengan rencana pembangunan jangka menengah (RPJM) tahun 2015 dan sebagai salah satu implementasi Kota Bandung sebagai smart city.

"Jadi Oktober akan dilakukan launching smart card yang akan diimplementasikan dulu di tingkat birokrasi, SKPD, maupun BUMD. Nanti setelah dievaluasi bisa langsung disebar ke masyarakat," katanya seusai seminar smart card, Selasa (29/9/2015).

Menurutnya, Kota Bandung sudah layak menggunakan smart card mengingat pertumbuhan ekonominya hampir mencapai 8,5% setahun, lebih tinggi dibandingkan kabupaten/kota lain di Jabar. Bahkan, dengan Provinsi Jabar sendiri pertumbuhan ekonomi Kota Bandung lebih tinggi.

Menurutnya, penggunaan smart card akan dimaksimalkan tahun depan yang dapat digunakan untuk pembayaran pajak online, tol, maupun belanja.

Bappeda diharapkan membuat kajian secara khusus akan manfaat penggunaan pembayaran nontunai tersebut.

"Bappeda akan mengkajinya bersama Bank Indonesia. Kartu inilah yang akan digunakan bayar pajak, tol, atau belanja. Target utama berharap seluruh pembayaran menggunakannya," jelas Yossi.

Kendati demikian, Pemkot Bandung tidak akan secara sporadis memberlakukan penggunaan smart card ini untuk masyarakat.

"Kita akan kaji dulu secara bertahap penggunaannya. Jadi tidak secara sporadis," tegasnya.

Sementara itu, Kepala Bidang Penelitian Bappeda Kota Bandung Chairul Anwar mengatakan pembuatan smart card akan dikoordinasikan dengan Bank Indonesia.

"Karena akan melibatkan berbagai bank yang bermitra dengan pemerintah dan Bank Indonesia. Kartu ini multifungsi untuk berbagai kepentingan berbagai transaksi."

Selain Bandung, Jakarta dan Bali sebelumnya sudah menggunakan konsep smart card untuk proses pembayaran nontunai. "Kita mendorong agar seluruh proses pembayaran bisa nontunai agar semakin transparan," ujarnya.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

bandung Transaksi Nontunai smart card
Editor : Saeno
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

BisnisRegional

To top