Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

BENCANA ASAP: Makin Parah, Barito Liburkan Sekolah hingga Rabu

Kabut asap akibat kebakaran lahan yang melanda wilayah Kabupaten Barito Utara, Kalimantan Tengah, yang dua hari lalu sempat berkurang kini bertambah parah sehingga jarak pandang hanya 50 meter, Senin (28/9/2015) pagi.
Newswire
Newswire - Bisnis.com 28 September 2015  |  10:27 WIB
Sebuah kapal motor melintasi Sungai Kapuas yang diselimuti kabut asap tebal di Kabupaten Kubu Raya, Kalbar, Jumat (25/9). - Antara
Sebuah kapal motor melintasi Sungai Kapuas yang diselimuti kabut asap tebal di Kabupaten Kubu Raya, Kalbar, Jumat (25/9). - Antara

Kabar24.com, MUARA TEWEH-- Kabut asap akibat kebakaran lahan yang melanda wilayah Kabupaten Barito Utara, Kalimantan Tengah, yang dua hari lalu sempat berkurang kini bertambah parah sehingga jarak pandang hanya 50 meter, Senin (28/9/2015) pagi.

"Kabut asap pagi ini semakin tebal disertai dengan embun, sehingga jarak pandang sangat terbatas dan membuat sesak napas," kata seorang warga Muara Teweh, Yaser.

Kepala Kelompok Tenaga Teknis pada Stasiun Meteorologi Beringin Muara Teweh Sunardi mengatakan, jarak pandang permukaan pada Senin pagi sampai pukul 08.15 WIB jarak pandang permukaan hanya sekitar 50 - 70 meter, sedangkan jarak pandang vertikal 150 feet.

"Kabut asap ini bertambah parah dibanding hari kemarin, karena angin hanya berkecepatan rendah," katanya.

Kepala Dinas Pendidikan Barito Utara, Elpi Epanop, mengatakan pihaknya kembali meliburkan sekolah dari tingkat Program Anak Usia Dini (PAUD), Taman Kanak-Kanak hingga SLTA akibat kabut asap yang masih tebal.

"Libur sekolah ini diberlakukan sampai Rabu (30/9/2015) sambil melihat kondisi kabut asap apakah berkurang atau bertambah," kata dia.

Instruksi libur ini dilakukan melalui surat edaran yang ditandatangani Bupati Barito Utara, Nadalsyah kepada seluruh sekolah tersebar di sembilan kecamatan.

"Kita harapkan kabut asap yang melanda daerah ini segera menghilang sehingga aktivitas belajar dan mengajar kembali normal," kata Elpi.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

bencana asap

Sumber : Antara

Editor : Nancy Junita
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top