Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Kemenristekdikti Moratorium Pembentukan Fakultas Kedokteran Baru

Mulai 2016 Kementerian Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Kemenristekdikti) moratorium pembentukan Fakultas Kedokteran baru.Pasalnya, Fakultas Kedokteran (FK) di Perguruan Tinggi (PT) baru masih tergolong rendah kualitasnya.
Yulianisa Sulistyoningrum
Yulianisa Sulistyoningrum - Bisnis.com 28 September 2015  |  17:50 WIB
Ilustrasi. Masih banyak FK yang uji kompetensi hanya lulus 18%.  - Bisnis.com
Ilustrasi. Masih banyak FK yang uji kompetensi hanya lulus 18%. - Bisnis.com

Kabar24.com, JAKARTA -- Mulai 2016 Kementerian Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Kemenristekdikti) moratorium pembentukan Fakultas Kedokteran baru. Pasalnya, Fakultas Kedokteran (FK) di Perguruan Tinggi (PT) baru masih tergolong rendah kualitasnya.

"Kami (Kemenristekdikti) ingin menata dulu FK yang sudah ada yang kualitasnya masih kurang. Kita ingin lihat FK di PT baru supaya stabil dulu," ungkap Menteri Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Menristekdikti) di Gedung BPPT, Jakarta, Senin (28/9/2015).

Menurut Nasir, saat ini beberapa fakultas di perguruan tinggi yang baru dibangun masih berakreditasi C, karena proses pembelajaran yang belum baik.

"Masih banyak FK yang uji kompetensi hanya lulus 18%. Jangan sampai FK produksi dokter tapi gak lulus semua," tukasnya.

Dikesempatan yang sama, Ketua Konsil Kedokteran Indonesia (KKI) Herkutanto mengatakan, sebagai lembaga yang memberikan Surat Tanda Registrasi (STR) Dokter harus menunjukkan kompetensinya dengan sertifikat kompetensi. "Untuk terbitkan STR kita juga lakukan checking ke fakultasnya," papar herkutanto.

Menurutnya, fakultas kedokteran dengan akreditasi C perlu diperhatikan proses pelajarannya serta kualitas lulusannya. "Setelah moratorium nanti, fakultas yang masih berakreditasi C tidak boleh menerima mahasiswa baru lebih dari 50. Harus ada pembinaan juga untuk perbaiki kualitasnya," tuturnya.

Untuk itu, KKI bersama dengan lembaga profesi kedokteran lainnya berkomitmen untuk membina fakultas kedokteran yang masih dibawah standar.

"Kami lakukan terus supervisi dan pembinaan agar fakultas tersebut meluluskan dokter yang benar-benar kompeten. Karena ini taruhannya nyawa," pungkasnya.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

kedokteran
Editor : Fatkhul Maskur
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top