Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

KABUT ASAP: Malaysia Liburkan 3.000 Sekolah

Sekitar 3.000 sekolah di beberapa wilayah di Malaysia diliburkan, Senin (28/9/2015), setelah kualitas udara mencapai tahap tidak sehat dan sangat tidak sehat akibat kabut asap.
Newswire
Newswire - Bisnis.com 28 September 2015  |  09:19 WIB
Ilustrasi:Sebuah kapal melaju di tengah kabut asap yang menyelimuti Batam, Kepulauan Riau, Rabu (23/9). - Antara
Ilustrasi:Sebuah kapal melaju di tengah kabut asap yang menyelimuti Batam, Kepulauan Riau, Rabu (23/9). - Antara

Kabar24.com, KUALA LUMPUR --Kabut asap mulai mengganggu kegiatan belajar-mengajar di negeri jiran, Malaysia.

Sekitar 3.000 sekolah di beberapa wilayah di Malaysia diliburkan, Senin (28/9/2015), setelah kualitas udara mencapai tahap tidak sehat dan sangat tidak sehat akibat kabut asap.

Penutupan sekolah itu dilakukan di Selangor, Wilayah Persekutuan Kuala Lumpur dan Putrajaya, Negeri Sembilan, Pahang, Tanjung Malim di Perak, serta Bagian Sri Aman, Kuching dan Samarahan di Sarawak.

Menteri Pendidikan Datuk Seri Mahadzir Khalid mengatakan, pemantauan terus menerus di seluruh negara mendapati beberapa negara bagian dan kawasan di Sarawak hingga Minggu (27/9) mencatatkan bacaan Indeks Pencemaran Udara (IPU) sangat tidak sehat (201-300) dan tidak sehat (101-200).

"Menyusul keadaan kabut asap yang dicatatkan di beberapa negeri semakin buruk, kementerian memutuskan untuk menutup sekolah-sekolah yang terdampak bagi menjamin kesehatan dan keselamatan pelajar," katanya seperti dikutip media setempat di Kuala Lumpur.

"Namun untuk besok, kementerian akan terus memantau IPU di seluruh negara dan pengumuman resmi akan dikeluarkan selewat-lewatnya pada pukul 14.00." Kementerian telah memberikan wewenang kepada dinas pendidikan daerah untuk menentukan penutupan sekolah berdasarkan bacaan IPU terkini di kawasan masing-masing.

"Keputusan menutup sekolah bisa dilakukan jika bacaan IPU di kawasan tersebut tercatat antara 120 hingga 150 sementara jarak penglihatan di bawah 500 meter," katanya.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Kabut Asap

Sumber : Antara

Editor : Saeno
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top