Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Pembangunan Berkelanjutan: Agar SDGs Sukses, Pemerintah Diminta Bentuk Sekretariat Bersama

Pemerintah diminta membentuk sekretariat bersama untuk menghimpun keterlibatan masyarakat sipil dalam implementasi program pembangunan berkelanjutan.
Lavinda
Lavinda - Bisnis.com 27 September 2015  |  15:59 WIB
Ilustrasi
Ilustrasi

Bisnis.com, JAKARTA—Pemerintah diminta membentuk sekretariat bersama untuk menghimpun keterlibatan masyarakat sipil dalam implementasi program pembangunan berkelanjutan.

Hal itu disampaikan Haris Azhar, Koordinator Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindakan Kekerasan (KontraS), sebagai perwakilan organisasi masyarakat sipil (CSO) dalam pertemuan dengan Wakil Presiden Jusuf Kalla di sela Sidang Umum Perserikatan Bangsa-bangsa (PBB), di New York, Amerika Serikat.

Menurut dia, kerja sama perlu melibatkan perwakilan kelompok marginal seperti perempuan, anak, dan masyarakat adat yang selama ini terabaikan.

“Hal itu mengingat program pembangunan berkelanjutan atau sustainable development goals (SDGs) memiliki prinsip no one leave behind,” ujarnya seperti dikutip dalam siaran pers, Minggu(27/9/2015).

Sejalan dengan pemikiran itu, Kalla menilai SDGs tak mungkin berjalan tanpa peran serta CSO karena keterbatasan anggaran yang dimiliki pemerintah.

“Pemerintah dan CSO perlu memikirkan bentuk partnership itu,” katanya.

Kendati demikian, Kalla menegaskan pemerintah tak akan membentuk lembaga baru untuk implementasi SDGs. Program PBB ini akan diintegrasikan dalam rancangan pembangunan jangka menengah (RPJM).

Karena sifat SDG yang lintas sektor, Kalla akan memerintahkan Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) sebagai koordinator. Dia juga meminta kementerian/lembaga terkait untuk mengubah paradigma perencanaan pembangunan dari kuratif menjadi lebih preventif.

Menanggapi hal itu, Senior Adviser INFID Mickael Bobby Hoelman menjelaskan sekretariat bersama yang diharapkan ialah cara pelembagaan partisipasi publik yang baru terutama menyongsong implementasi SDG. 

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

pbb SDGs
Editor : Saeno
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top