Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

LISTRIK PLN: Pelanggan Baru 450 VA Wajib Sertakan Keterangan Tidak Mampu

PT Perusahaan Listrik Negara (Persero) Area Sulawesi Utara, Sulawesi Tengah, dan Gorontalo terus menginstruksikan bagi pelanggan baru yang ingin menyambungkan listrik dengan daya 450 Volt Ampere (VA) -450 VA harus menyertakan surat keterangan tidak mampu.
Amanda Kusumawardhani
Amanda Kusumawardhani - Bisnis.com 26 September 2015  |  05:32 WIB
Petugas PLN - Ilustrasi
Petugas PLN - Ilustrasi

Bisnis.com, MANADO--PT Perusahaan Listrik Negara (Persero) Area Sulawesi Utara, Sulawesi Tengah, dan Gorontalo terus menginstruksikan bagi pelanggan baru yang ingin menyambungkan listrik dengan daya 450 Volt Ampere (VA) -450 VA harus menyertakan surat keterangan tidak mampu.

Hal tersebut merupakan salah satu langkah yang dilakukan oleh PLN Area Suluttenggo untuk mengurangi jumlah pelanggan yang menikmati subsidi listrik. Pasalnya, pemerintah bakal mencabut subsidi listrik bagi 20 juta pelanggan PLN yang menggunakan daya 450 VA-450 VA.

“Khusus untuk pelanggan lama, kami menghimbau mereka yang mampu untuk segera bermigrasi,” kata General Manager PLN Suluttenggo Baringin Nababan kepada Bisnis, Rabu (9/9).

Sesuai dengan instruksi dari pusat, jelasnya, pihaknya akan melakukan himbauan secara persuasif kepada para pelanggan PLN yang mampu dan masih menikmati subsidi listrik tersebut.

Himbauan yang terkenal dengan Tag Line ‘Orang Mampu/Bijak. Gunakanlah Listrik Nonsubsidi. Subsidi Listrik Hanya bagi Masyarakat yang Membutuhkan’ juga diteruskan kepada setiap unit pelayanan PLN di daerah.

Namun, lanjutnya, memang untuk pemasangan pelanggan baru di Sulawesi Utara harus menggunakan listrik pintar (token).
Meskipun begitu, pelayanan pemasangan pelanggan baru bisa dilakukan ketika ada penambahan daya pembangkit yang rencananya akan ditambah 170 megawatt pada tahun ini.

"Saat ini, kondisi normal kita defisit 5 megawatt. Akhir tahun akan sedikit lega untuk melayani pelanggan baru," katanya.

Sementara itu, Dermawan Amir Uloli, Supervisor Humas & Bina Lingkungan PLN SULUTTENGGO, mengungkapkan total jumlah pelanggan mencapai 1,28 juta hingga Juli 2015, dan 1,19 juta diantaranya merupakan pelanggan rumah tangga.

Jika dirinci, 1,19 juta pelanggan rumah tangga itu terdiri dari 621.000 menggunakan daya listrik 450 VA, sedangkan 425.000 lainnya menggunakan daya listrik 900 VA.

“Jadi, sekitar 87,9% pelanggan rumah tangga di kawasan Suluttenggo merupakan penikmat subsidi listrik,” katanya melalui pesan singkat.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

subsidi listrik
Editor : Bastanul Siregar
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top