Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Ini Pesan Terakhir Adnan Buyung Nasution yang Mengharukan

Ini Pesan Terakhir Adnan Buyung Nasution yang Mengharukan
Newswire
Newswire - Bisnis.com 23 September 2015  |  15:51 WIB
Pengacara Adnan Buyung Nasution - Antara
Pengacara Adnan Buyung Nasution - Antara

Kabar24.com, JAKARTA - Saat itu, Minggu (20/9) pengacara senior Adnan Buyung Nasution yang tergeletak sakit di Rumah Sakit Pondok Indah Jakarta, sudah tidak bisa berbicara.

Ia hanya menangis ketika rekannya sesama pengacara Todung Mulya Lubis menjenguknya.

"Dia menangis saat saya pegang tangannya," kata Todung di rumah duka Jalan Poncol Lestari No. 7, Lebak Bulus, Jakarta Selatan, Rabu.

Menurut Todung, ada yang ingin disampaikan oleh mendiang saat itu.

"Lalu dia minta secarik kertas. Dia menulis agar LBH (Lembaga Bantuan Hukum) terus membela masyarakat miskin dan yang tertindas," ungkap Todung.

Pengacara senior itu kemudian wafat pada usia 81 tahun di Rumah Sakit Pondok Indah Jakarta pada Rabu, pukul 10.17 WIB.

Buyung meninggal setelah menderita komplikasi ginjal, lambung, dan paru-paru yang sudah dideritanya bertahun-tahun.

"Dalam kondisi sakit, dia masih memikirkan bangsa, negeri, dan rakyat miskin. Dia melawan penyakitnya untuk itu," tutur Todung.

"Sekarang tugas kami untuk melanjutkan perjuangannya," tambahnya.

Buyung lahir di Jakarta, 20 Juli 1934. Ia dikenal sebagai pendiri Lembaga Bantuan Hukum (LBH) yang aktif memperjuangkan penegakan hukum dan demokrasi. Ia juga pernah menjadi anggota Dewan Pertimbangan Presiden Bagian Hukum tahun 2007-2009 pada masa kepemimpinan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono.

Jenazah akan dimakamkan di TPU Tanah Kusir pada Kamis, 24 September 2015 pukul 08.00 (setelah salat Idul Adha).

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

adnan buyung nasution

Sumber : Antara

Editor : Andhika Anggoro Wening
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top