Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

KRISIS TIMUR TENGAH: AS Inginkan Pertemuan dengan Rusia

Menteri Luar Negeri Amerika Serikat John Kerry mengharapkan adanya perundingan militer dengan Rusia. Sebelumnya, AS menyoroti keberadaan pangkalan militer Rusia di Suriah.
Novie Isnanda Pratama
Novie Isnanda Pratama - Bisnis.com 19 September 2015  |  12:37 WIB
Menlu AS John Kerry - Reuters
Menlu AS John Kerry - Reuters

Kabar24.com, LONDON - Menteri Luar Negeri Amerika Serikat John Kerry mengharapkan adanya perundingan militer dengan Rusia. Sebelumnya, AS menyoroti keberadaan pangkalan militer Rusia di Suriah.

"Kami sedang mencari cara-cara untuk mengadakan pembicaraan bersama," kata Kerry saat tiba di London untuk mengadakan pembicaraan dengan Uni Emirat Arab.

"Presiden percaya bahwa percakapan militer ke militer merupakan langkah yang penting. Semoga akan segera berlangsung," tambahnya.

Sementara itu, juru bicara Kremlin (Kantor Presiden Rusia) Dmitry Peskov mengatakan bahwa setiap permintaan dari Suriah untuk mengirim pasukan akan dibahas dan dipertimbangkan.

Kementerian luar negeri Rusia juga menawarkan perundingan tersebut pada awal pekan ini. Seorang juru bicara mengatakan, "Kami tidak pernah menolak dialog dengan Amerika Serikat. Kami terbuka untuk kepentingan bersama, termasuk Suriah," katanya kepada Reuters seperti dilansir dari BBC, Jumat (18/9/2015).

Rusia merupakan sekutu Suriah selama empat tahun perang sipil dan membantu Suriah memerangi kelompok radikal Islamic State of Iraq and Syria (ISIS).


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

timur tengah

Sumber : Bbc.com

Editor : Bastanul Siregar
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top