Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Sepekan Terjadi 3 Kebakaran Besar, Pasar Tradisional Berstatus Darurat Kebakaran

Dalam sepekan ini telah terjadi tiga kebakaran pasar tradisional yang menghanguskan ribuan kios hingga menyebabkan banyak orang yang menggantungkan hidupnya dari pasar tradisional kehilangan mata pencaharian.
Tino Rahardian
Tino Rahardian - Bisnis.com 21 Mei 2015  |  05:36 WIB
Kebakaran Pasar Klewer - Antara
Kebakaran Pasar Klewer - Antara

Dalam sepekan ini telah terjadi tiga kebakaran pasar tradisional yang menghanguskan ribuan kios hingga menyebabkan banyak orang yang menggantungkan hidupnya dari pasar tradisional kehilangan mata pencaharian. Pasar Johar di Kota Semarang, Pasar Panorama Lembang di Bandung Barat dan Pasar Tingkat Maumere di Kabupaten Sikka, NTT.

Tentu ini bukanlah fakta yang menggembirakan. Ini adalah fakta yang menggambarkan minimnya pengawasan dan lemahnya perlindungan terhadap kondisi pasar tradisional.

Karena itulah Ikatan Pedagang Pasar Indonesia (Ikappi) memandang kasus ini sebagai permasalahan serius yang tidak boleh kita abaikan begitu saja. Satu kios saja yang terbakar, pasti akan menimbulkan banyak dampak negatif. Apalagi bila sampai ratusan bahkan ribuan. Dampaknya akan jauh lebih besar. Bukan hanya bagi para korban, tetapi juga bagi roda perekonomian.

Multiplier effect secara ekonomi maupun sosial teramat besar. Karenanya DPP Ikappi menilai situasi ini sudah masuk pada kategori darurat kebakaran pasar.

Kami berharap dari pemerintah pusat dalam hal ini Kementerian Perdagangan untuk segera melakukan koordinasi dengan pihak terkait dan juga mengeluarkan kebijakan yang mampu meminimalisasi potensi kebakaran. DPP Ikappi menegaskan kepada pemerintah agar segera membentuk badan khusus yang bertugas dan bewewenang melakukan pengawasan dan memberikan perlindungan kepada pasar tradisional.

Kami menilai banyak pemerintah daerah yang abai terhadap pemenuhan unsur unsur proteksi kebakaran pasar tersebut. Retribusi yang selama ini dibayarkan oleh pedagang harusnya kembali dalam bentuk pemeliharan bangunan, instalasi listrik hingga pemenuhan unsur proteksi kebakaran.

Seringkali instalasi listrik selalu menjadi kambing hitam kebakaran pasar, sedangkan indikasi kelalaian dari pihak pengelola jarang sekali diungkap.

IKAPPI meminta kepada pemerintah daerah untuk segera melakukan upaya proteksi pasif dengan meningkatkan kemampuan pelaku pasar dan masyarakat sekitar dalam mengantisipasi kebakaran.

Caranya dengan memfasilitasi peran aktif pelaku pasar seperti para pedagang, pengelola pasar, paguyuban pasar, koperasi pasar, serta masyarakat sekitar pasar seperti pihak RT/RW, Karang Taruna hingga tukang ojek. Dengan begitu akan lahir kesadaran kolektif untuk menjaga dan melindungi pasar tradisional.

Pengirim:
Tino Rahardian
Sekretaris Jenderal DPP Ikatan Pedagang Pasar Indonesia (Ikappi)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

pasar kebakaran

Sumber : Bisnis Indonesia edisi 21/5/2015

Editor : Setyardi Widodo

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

To top