Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Bentrok Terus dengan Polri, KPK Ingin Rekrut Penyidik dari Militer, TNI: Butuh Berapa Pun Kami Siap!

Markas Besar TNI mengaku siap menugaskan anggotanya di Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) untuk menjadi penyidik, sehubungan dengan adanya wacana perekrutan penyidik KPK dari kalangan TNI.
Dika Irawan
Dika Irawan - Bisnis.com 05 Mei 2015  |  15:15 WIB
Kapuspen TNI M. Fuad Basya - id.wikipedia.org
Kapuspen TNI M. Fuad Basya - id.wikipedia.org

Kabar24.com, JAKARTA - Markas Besar TNI mengaku siap menugaskan anggotanya di Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) untuk menjadi penyidik, sehubungan dengan adanya wacana perekrutan penyidik KPK dari kalangan TNI.

Kepala Pusat Penerangan Mabes TNI Mayjen Fuad Basya mengaku tidak keberatan dengan wacana tersebut, lantaran pihaknya juga sudah memiliki personel yang memiliki kemampuan demikian.

"TNI siap menyediakan anggota bila dibutuhkan oleh KPK, baik itu penyidik, penuntut maupun hakim. Kami kan juga punya Mahmah Militer. Apapun yang diminta kami siap," kata Fuad di Mabes TNI, Cilangkap, Jakarta Timur, Selasa, (5/5/2015).

Fuad menegaskan anggota TNI dengan kemampuan hukum tersebut dapat ditugaskan di KPK sesuai kompetensinya masing-masing.

Dia siap menjamin anggota TNI tersebut bekerja dengan profesional demi kepentingan negara, karena pada prinsipnya adalah membantu pemerintah. "KPK butuh berapa orang kami punya dan kami siapkan," jelasnya.

Selain para personel yang mempunyai kemampuan di bidang hukum, diakui Fuad, pihaknya juga mempunyai sejumlah auditor militer dengan pangkat perwira tinggi dan jenderal bintang satu.

Wacana merekrut tenaga TNI ke KPK mengemuka, setelah para penyidik KPK tersangkut hukum oleh pihak kepolisian. Sebelumnya diketahui para penyidik itu menangani perkara dugaan korupsi yang berhubungan dengan para perwira Polri.

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

polisi KPK tni
Editor : Yusuf Waluyo Jati

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

To top