Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Dor...Dor...Dor! Polisi Tembak Polisi. Gara-Gara Jasa Peminjaman Uang?

Kepolisian Daerah Sumatera Utara menduga adanya perselisihan dalam kasus penembakan yang mengakibatkan dua personel Satuan Polisi Air Kepolisian Resor Serdang Bedagai tewas.
Newswire
Newswire - Bisnis.com 30 April 2015  |  15:30 WIB
Ilustrasi
Ilustrasi

Kabar24.com, MEDAN -- Insiden penembakan polisi oleh polisi kembali terjadi. Dua personel Satuan Polisi Air Kepolisian Resor Serdang Bedagai tewas akibat insiden aksi tembak sesama aparat bhayangkara tersebut..

Kepolisian Daerah Sumatera Utara menduga adanya perselisihan dalam kasus penembakan yang mengakibatkan dua personel Satuan Polisi Air Kepolisian Resor Serdang Bedagai tewas.

"Sudah dilakukan penyelidikan, motif sementara karena ada kesalahpahaman dan perselisihan antara keduanya," kata Kapolda Sumut Irjen Pol Eko Hadi Sutedjo, di sela-sela seminar bertema sinerji pengawasan antarlembaga penegak hukum di Medan, Kamis (30/4/2015).

Sebelumnya, dua personel Satuan Polisi Air Polres Serdang Bedagai yakni Briptu Sugiro dan Brigadir Dedi tewas tertembak di Perbaungan, Kabupaten Serdang Bedagai Rabu (29/4).

Peristiwa itu berawal ketika Briptu Sugiro mendatangi Brigadir Dedi di rumahnya dalam keadaan emosi sambil membawa senjata api. Sesampainya di tempat yang dituju, terjadi pertengkaran mulut sehingga Briptu Sugiro menembak Brigadir Dedi hingga tewas di tempat. Mengetahui rekannya tewas, Briptu Sugiro bunuh diri dengan menembakkan senjata api ke kepalanya.

Menurut Kapolda, pihaknya telah memintai enam saksi yang dianggap mengetahui peristiwa tertembaknya dua personal Satuan Polisi Air Polres Serdang Bedagai.

Tim dari Polda Sumut juga memeriksa lima personel Satuan Polisi Air Polres Serdang Bedagai untuk mengetahui kemungkinan adanya masalah antara Briptu Sugiro dengan Brigadir Dedi.

Dari keterangan teman-temannya di Satuan Polisi Air, diketahui Briptu Sugiro memiliki pekerjaan sampingan berupa pemberian pinjaman uang kepada masyarakat, termasuk anggota Polri.

Dalam usaha meminjamkan uang tersebut, Briptu Sugiro mendapatkan modal dari kakaknya. Sedangkan Brigadir Dedi bertugas dalam menagih pinjaman.

"Kemungkinan ada 'wanprestasi' dari salah satunya. Namun yang menjadi masalah, mereka menggunakan senjata di luar urusan dinas," tukasnya.

Meski demikian, Kapolda Sumut Irjen Pol Eko Hadi Sutedjo mengungkapkan keprihatinan atas meninggalnya dua personel Polisi Satuan Air Polres Serdang Bedagai itu.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

polisi tembak polisi

Sumber : Antara

Editor : Saeno
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top