Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Orpheus Negosiasikan Perdamaian

PT Orpheus Energy Group disebut akan mencabut permohonan pailitnya atas Penjamin pribadi PT Mega Coal Internasional, Nugroho Suksmanto, seiring negosiasi perdamaian yang sedang dilakukan.
Rio Sandy Pradana
Rio Sandy Pradana - Bisnis.com 22 April 2015  |  18:03 WIB

Bisnis.com, JAKARTA—PT Orpheus Energy Group disebut akan mencabut permohonan pailitnya atas Penjamin pribadi PT Mega Coal Internasional, Nugroho Suksmanto, seiring negosiasi perdamaian yang sedang dilakukan.

Nugroho Suksmanto yang hadir tanpa didampingi kuasa hukum mengungkapkan hal tersebut. Permohonan kepailitan yang diajukan hanya sebagai bentuk akuntabilitas perusahaan publik kepada pemegang saham.

"Mereka sebenarnya juga tidak menghendaki saya pailit, hanya cara mempailitkan itu dirasa agak ganjil," kata Nugroho kepada Bisnis, Rabu (22/4/2015).

Dia menambahkan Ardiansyah A. Situmorang selaku pemohon II dalam perkara tersebut berstatus sebagai karyawan pemohon I. Menurutnya permohonan tersebut sama saja diajukan oleh satu pihak, sedangkan pemohon I sebagai perusahaan hanya bisa diwakili oleh direksi.

Nugroho menuturkan Ardiansyah telah menyampaikan kepadanya bahwa pemohon II telah mengirim surat ke pengadilan melalui kuasa hukum untuk menarik diri sebagai permohonan kepailitan. Ardiansyah juga mencabut surat kuasa lawyernya.

Dia berpendapat permohonan kepailitan yang diajukan Orpheus merupakan upaya untuk menagih utang atas dirinya sebagai penjamin yang timbul atas perjanjian kerjasama PT Mega Coal Internasional (MCI) dengan sejumlah perusahaan.

MCI, lanjutnya, bukan tidak mampu untuk membayar kewajiban, tetapi tengah menghadapi persoalan di lapangan yang membutuhkan pembenahan. Beberapa lahan tambang yang dikerjasamakan dengan pemohon I ditempati oleh penambang liar dan butuh waktu 1 tahun untuk menyelesaikannya.

Secara terpisah, kuasa hukum Orpheus Andi Kadir belum bisa dimintai keterangan. Pesan singkan maupun telepon Bisnis belum direspons.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

hukum bisnis
Editor : Bastanul Siregar

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top