Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Teva Didenda US$512 Juta atas Kartel Obat

Teva Pharmaceutical Industries Ltd. akan membayar US$512 juta untuk menyelesaikan gugatan class action atas tuduhan pengaturan penjualan obat gangguan tidur Provigil.
Rio Sandy Pradana
Rio Sandy Pradana - Bisnis.com 21 April 2015  |  18:10 WIB
Papan tulisan Teva Pharmaceutical Industries tampak di pabriknya di Jerusalem.  - reuters
Papan tulisan Teva Pharmaceutical Industries tampak di pabriknya di Jerusalem. - reuters

Kabar24.com, SAN FRANSISCO - Teva Pharmaceutical Industries Ltd. akan membayar US$512 juta untuk menyelesaikan gugatan class action atas tuduhan pengaturan penjualan obat gangguan tidur Provigil.

Cephalon Inc, yang diakuisisi oleh Teva sejak 2011, sepakat untuk menyelesaikan perkara antitrust setelah hakim federal Philadelphia menolak klaim konsumen yang menyatakan bahwa kesepakatan antara produsen obat untuk menahan penjualan obat generik mirip dengan perilaku anti-persaingan usaha.

Dalam berkasnya, kuasa hukum konsumen Provigil mengatakan nominal penyelesaian tersebut merupakan yang terbesar dalam perkara yang melibatkan upaya untuk memperlambat distribusi obat generik guna menguasai pasar Amerika Serikat.

Pada 2013, Komisi Dagang Federal AS mengatakan denda atas penundaan kesepakatan pembelian obat sebanyak US$3,5 juta per tahun. Industri farmasi membantah bahwa penawaran tersebut merupakan resolusi yang sah untuk gugatan pelanggaran paten.

Bloomberg melaporkan dalam lamannya, Selasa (21/4/2015), Juru bicara perusahaan yang berbasis di Petach Tikva, Israel Denise Bradley, mengatakan hasil penyelesaian tersebut dibuat pada 2005 dan 2006 atas Provigil.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

kartel obat
Editor : Fatkhul Maskur

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top