Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Ini Penjelasan Twitter Soal Pembajakan Film Game of Thrones

Twitter Inc., mengatakan aplikasi Periscope seharusnya tidak digunakan untuk pembajakan terkait dengan laporan banyak yang menyalahgunakan layanan video tersebut untuk menonton Game of Thrones produksi HBO.
Rio Sandy Pradana
Rio Sandy Pradana - Bisnis.com 16 April 2015  |  06:10 WIB

Bisnis.com, San Francisco--Twitter Inc., mengatakan aplikasi Periscope seharusnya tidak digunakan untuk pembajakan terkait dengan laporan banyak yang menyalahgunakan layanan video tersebut untuk menonton Game of Thrones produksi HBO.

Bloomberg melaporkan dalam lamannya, Rabu (15/4/2015), Juru bicara Twitter Lauren Jones mengatakan kebijakan konten Periscope secara jelas telah melarang penyiaran yang hak ciptanya telah mendapat perlindungan hukum. Pernyataan tersebut dikirimkan melalui surel pada 13 April 2015.

Periscope, yang telah diakuisisi situs sosial media pada tahun ini, dan rivalnya Meerkat menawarkan solusi layanan bagi orang yang tidak ingin membayar tontonan. Aplikasi tersebut memungkinkan pengguna untuk membagi video via internet dengan teman mereka dalam waktu yang sama.

Pengguna Periscope mengikuti situs Australia bernama Mumbrella yang menempatkan kamera di ruang keluarga untuk menghasilkan siaran Game of Thrones berkualitas rendah.

Respons sikap Periscope terhadap pembajakan tersebut dengan cara menghapus konten hingga membatalkan akun pengguna. Tindakan tersebut sesuai dengan acuan pernyataan penggunaan dari Twitter.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

hukum
Editor : Mia Chitra Dinisari

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top