Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Pemprov Sumsel Bentuk Gugus Tugas Pencegahan Perdaganan Orang

Pemprov Sumatra Selatan meminta pemerintah kabupaten/kota segera membentuk Gugus Tugas Pencegahan dan Penanganan Tindak Pidana Perdagangan Orang (GT-PPTPPO)
Ringkang Gumiwang
Ringkang Gumiwang - Bisnis.com 13 April 2015  |  18:10 WIB
Perdagangan orang - Ilustrasi/illinoisreview.typepad.com
Perdagangan orang - Ilustrasi/illinoisreview.typepad.com

Bisnis.com, PALEMBANG - Pemprov Sumatra Selatan meminta pemerintah kabupaten/kota segera membentuk Gugus Tugas Pencegahan dan Penanganan Tindak Pidana Perdagangan Orang (GT-PPTPPO)

Wakil Gubernur Ishak Mekki mengatakan gugus tugas PPTPPO Sumatra Selatan ini merupakan tindak lanjut dari diterbitkannya peraturan daerah dan peraturan gubernur Pemprov Sumatra Selatan tentang pencegahan dan penanganan perdagangan perempuan dan anak.

“Saya berharap para anggota gugus tugas ini dapat segera berperan aktif, dan mulai menganggarkan dana pada satuan kerja perangkat daerah [SKPD] masing-masing untuk mendukung tugas mulia ini,” ujarnya, Senin (13/4/2015).

Ishak mengaku sulit mendeteksi seberapa banyak kasus atau korban perdagangan orang. Namun demikian, berdasarkan data Pemprov Sumsel, kasus perdagangan orang sepanjang tahun lalu hanya sebanyak satu kasus.

Dia menilai kasus perdagangan orang tersebut rawan terjadi di daerah-daerah miskin, dengan tingkat pendidikan yang minim. Oleh karena itu, sosialisasi para anggota gugus tugas juga harus diprioritaskan di daerah rawan tersebut.

“Selain advokasi ke pemerintah kabupaten/kota, kami juga akan membangun posko pengaduan agar daapt memudahkan monitoring dan kontrol, sekaligus memperkuat posisi GT-PPTPPO Provinsi Sumsel,” tuturnya.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

sumatra selatan perdagangan orang
Editor : Yusuf Waluyo Jati

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top