Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

KORUPSI PLTU SUMURADEM: JK Nilai Yance Selamatkan Negara dari Kerugian Besar

Dalam kesaksiannya di persidangan kasus dugaan korupsi pengadaan lahan PLTU Sumuradem Indramayu, Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK) menilai peran tersangka mantan Bupati Indramayu, Irianto MS Syafiudin (Yance) sudah tepat.
Wisnu Wage Pamungkas
Wisnu Wage Pamungkas - Bisnis.com 13 April 2015  |  11:54 WIB

Bisnis.com,BANDUNG - Dalam kesaksiannya di persidangan kasus dugaan korupsi pengadaan lahan PLTU Sumuradem Indramayu, Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK) menilai peran tersangka mantan Bupati Indramayu, Irianto MS Syafiudin (Yance) sudah tepat.

Dalam kesaksian di Pengadilan Tipikor pada PN Klas 1A Bandung, Jalan RE Martadinata, Senin (13/4/2015), JK menegaskan langkah percepatan yang dilakukan Yance sudah sesuai dengan perintah pemerintah pusat.  "Jadi kalau tidak cepat dilakukan bisa masalah," katanya.

Dalam kesaksian, paparnya, sepengetahuannya perintah pemerintah pusat telah dijalankan dengan benar oleh Yance dalam proyek tersebut."Mudah-mudahan kesaksian saya bisa menolong Yance," ujarnya.

Saat penasehat hukum bertanya apakah posisi bupati yang juga ketua panitia pengadaan tanah (P2T) dalam proyek tersebut tidak bersalah, JK menjawab posisi bupati yang juga ketua panitia sangat menguntungkan pemerintah, karena melakukan program tersebut bisa dilakukan dengan cepat.

"Kalau dia (Yance) telat pembebasan lahan itu, maka negara akan rugi triliunan rupiah," katanya.

JK menjadi saksi meringankan bagi Yance hanya sekitar 30 menit. Setelah selesai menjadi Saksi, dengan pengawalan ketat Paspampres, TNI dan Polri, JK langsung menuju Gedung Sate untuk menggelar rapat bersama Gubernur Jabar Ahmad Heryawan (Aher).


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

PLTU Sumuradem
Editor : Yusran Yunus

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top