Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

ICW Minta Pemerintah Hati-hati Bentuk Panitia Seleksi Calon Pimpinan KPK

Indonesia Corruption Watch (ICW) mengimbau kepada Menteri Hukum dan HAM Yasonna H. Laoly dan Menteri Koordinator Politik Hukum dan Keamanan Tedjo Edhy Purdjiatno untuk lebih berhati-hati dalam membentuk panitia seleksi calon pimpinan KPK.
Sholahuddin Al Ayyubi
Sholahuddin Al Ayyubi - Bisnis.com 04 April 2015  |  14:05 WIB
Ilustrasi - Antara
Ilustrasi - Antara

Kabar24.com, JAKARTA-- Indonesia Corruption Watch (ICW) mengimbau kepada Menteri Hukum dan HAM Yasonna H. Laoly dan Menteri Koordinator Politik Hukum dan Keamanan Tedjo Edhy Purdjiatno untuk lebih berhati-hati dalam membentuk panitia seleksi calon pimpinan KPK.

Pasalnya menurut Koordinator ICW Ade Irawan, salah satu cara untuk melemahkan KPK, dapat dilakukan melalui pemilihan panitia seleksi calon pimpinan KPK yang salah dan tidak memiliki integritas.

"Bisa saja nanti ada (panitia seleksi) yang dirancang untuk sengaja memasukkan calon pimpinan (KPK) yang bermasalah," tutur Ade kepada Bisnis.com di Jakarta, Sabtu (4/4/2015).

Karena itu menurut Ade, Yasonna dan Tedjo harus menyeleksi ketat panitia seleksi calon pimpinan KPK yang memiliki track record atau rekam jejak yang baik dan memiliki integritas yang baik. Sehingga dengan demikian, KPK juga dapat memiliki pimpinan baru yang baik.

"(Panitia seleksinya) Harus yang punya integritas," kata Ade.

Selain berintegritas, menurut Ade panitia seleksi calon pimpinan KPK juga harus sosok yang independen seperti akademisi dan kalangan profesional, sehingga tidak akan ada panitia seleksi yang terindikasi titipan sekelompok orang, untuk merusak KPK dari internal.

"Yang terpenting (pimpinan KPK) juga harus independen dan baik," tukasnya.

Sebelumnya, Sekretaris Kabinet Andi Widjajanto menegaskan bahwa Presiden Joko Widodo atau Jokowi telah memberikan arahan kepada Menteri Hukum dan HAM Yasonna Laoly dan Menko Polhukam Tedjo Edhy Purdjiatno untuk membentuk Panitia Seleksi (Pansel) calon pimpinan KPK.

Pasalnya, Masa jabatan pimpinan KPK saat ini akan berakhir pada Desember 2015 dan harus segera dilakukan pembentukan pantia seleksi calon pimpinan KPK, agar persiapannya lebih matang.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

KPK
Editor : Andhina Wulandari

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top