Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Pemprov Sulsel akan Tata Ulang Kuburan Biar Tak Terkesan Angker

Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan meminta agar Dinas Sosial menata kuburan dan Taman Makam Pahlawan, khususnya lahan kuburan yang ada di poros-poros jalan di semua kabupaten/kota di wilayah ini.
Wiwiek Dwi Endah
Wiwiek Dwi Endah - Bisnis.com 02 April 2015  |  17:45 WIB
Tempat pemakaman umum yang tertata rapi justru bisa menjadi paru-paru kota - Ilustrasi TPU/Bisnis
Tempat pemakaman umum yang tertata rapi justru bisa menjadi paru-paru kota - Ilustrasi TPU/Bisnis

Bisnis.com, MAKASSAR - Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan meminta agar Dinas Sosial menata kuburan dan Taman Makam Pahlawan, khususnya lahan kuburan yang ada di poros-poros jalan di semua kabupaten/kota di wilayah ini.

Gubernur Sulsel Syahrul Yasin Limpo mengatakan selama ini pihaknya selalu berusaha untuk terus mengingatkan seluruh jajaran di Dinas Sosial, baik di provinsi maupun di kabupaten/kota, untuk lebih memperhatikan penataan tersebut.

“Antara lain, masalah perbaikan kuburan dan taman makam pahlawan (TMP), terutama yang letaknya di poros jalan, sehingga bisa lebih tertata lagi,” kata Syahrul, Kamis (2/4/2015).

Dia mengatakan maksud penataan itu agar kuburan-kuburan tersebut tidak kotor atau seperti diabaikan. Kalau perlu, kata Syahrul, penataannya bisa dimanfaatkan untuk menjadi paru-paru kota.

Terkait dengan rencana TMP yang akan dijadikan sebagai lokasi pariwisata sejarah, dia mengaku program tersebut telah berjalan walaupun dengan anggaran yang minim.

"Memang belum maksimal, tetapi penataannya sudah jauh lebih baik," ucapnya.

Tidak hanya kuburan umum dan TMP, Syahrul juga meminta agar Dinas Sosial memperhatikan keberadaan panti jompo dan anak-anak telantar. Menurutnya, panti jompo harus menjadi tempat yang menyenangkan untuk para orangtua. 


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

pemprov sulsel
Editor : Yusuf Waluyo Jati

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top