Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

2 Kementerian Ini Belum Terima Dana Kegiatan KAA

Kementerian Keuangan baru mencairkan anggaran pelaksanaan Konfrensi Asia Afrika (KAA) senilai Rp200 miliar melalui Sekretariat Negara.
Lili Sunardi
Lili Sunardi - Bisnis.com 02 April 2015  |  16:33 WIB
Ilustrasi - JIBI
Ilustrasi - JIBI

Bisnis.com, JAKARTA - Kementerian Keuangan baru mencairkan anggaran pelaksanaan Konfrensi Asia Afrika (KAA) senilai Rp200 miliar kepada Sekretariat Negara.

Bambang Brodjonegoro, Menteri Keuangan, mengatakan anggaran untuk KAA disalurkan kepada tiga kementerian, yakni Sekretariat Negara, Kementerian Komunikasi dan Informatika, dan Kementerian Pariwisata.

“Anggaran yang melalui Kemenkominfo dan Kementerian Pariwisata memang belum dicairkan, karena administrasinya belum selesai,” katanya di Komplek Istana Kepresidenan, Jakarta, Kamis (2/4/2015).

Bambang menuturkan anggaran KAA melalui Kemenkominfo mencapai Rp6 miliar, dan Kementerian Pariwisata Rp3 miliar. Dana tesebut akan langsung dicairkan setelah kedua kementerian itu menyelesaikan administrasinya.

Sebelumnya, Kementerian Luar Negeri menyebut telah menganggarkan Rp70 miliar untuk penyelenggaraan KAA di Jakarta dan Bandung. Jumlah tersebut masih ditambah dengan bantuan pusat ke Bandung senilai Rp10 miliar, dan bantuan Provinsi Jawa Barat ke Kota Bandung Rp4 miliar.

Selain itu, Kota Bandung juga memanfaatkan corporate social responsibility dari sejumlah perusahaan untuk menyukseskan peringatan 60 tahun KAA. Bantuan tersebut diberikan dalam bentuk pengadaan barang dan jasa.

Sebelumnya Wali Kota Bandung Ridwan Kamil mengeluhkan belum cairnya dana bantuan untuk penyelenggaraan KAA di Bandung. Kegiatan tahunan itu memang mengagendakan napak tilas penyelenggaraan KAA yang pertama kali di Bandung, dengan mengajak para peserta berjalan menyusuri Jalan Asia-Afrika.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Konferensi Asia Afrika
Editor : Yusuf Waluyo Jati

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top