Cari berita
Bisnis.com

Konten Premium

Bisnis Plus bisnismuda Koran Bisnis Indonesia tokotbisnis Epaper Bisnis Indonesia Konten Interaktif Bisnis Indonesia Group Bisnis Grafik bisnis tv

Gubernur Jabar Sarankan ITB dan Unpad Bangun Kampus di Pangandaran

Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan menyarankan Institut Teknologi Bandung dan Universitas Padjadjaran mendirikan kampus di luar kota, seperti di Kabupaten Pangandaran untuk membangun sumberdaya manusia kemaritiman.
Newswire
Newswire - Bisnis.com 20 Maret 2015  |  12:50 WIB
Gubernur Jabar Sarankan ITB dan Unpad Bangun Kampus di Pangandaran
ITB.
Bagikan

Kabar24.com, BANDUNG - Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan menyarankan Institut Teknologi Bandung dan Universitas Padjadjaran mendirikan kampus di luar kota, seperti di Kabupaten Pangandaran untuk membangun sumberdaya manusia kemaritiman.

"Sehingga, bisa terbentuk kampus-kampus daerah yang kualitasnya tidak kalah dengan kampus di kota-kota besar. 'Kan kalau dari gajah, pasti lahir gajah," kata Ahmad Heryawan usai menerima kunjungan Rektor ITB Kadarsah Suryadi berserta jajarannya di Gedung Negara Pakuan Bandung, Jumat (20/3/2015).

Ia mengatakan kesejahteraan masyakarat akan terbentuk dengan sendirinya ketika pemerataan pendidikan tercipta, sehingga semakin diperbanyak perguruan tingginya tidak hanya di kota-kota besar, seperti di Kabupaten Pangandaran.

"Tahun 2014 kita punya kampus negeri baru, yaitu Unsil dan Unsika. Sedang Unswagati di Cirebon yang masih dalam proses," kata dia. Gagasan dari Gubernur Jabar tersebut sangat diapreasi oleh Rektor ITB Kadarsah Suryadi.

Menurut dia, keberadaan kampus di luar domisili tersebut merupakan komitmen pemerintah dalam meningkatkan angka partisipasi kasar.

Hal ini perlu dilakukan, kata Kadarsah, terlebih di era pembangunan infrastruktur saat ini Indonesia masih kekurangan insinyur dan ini bisa mencegah penggunaan jasa tenaga asing.

"Kampus di luar domisili itu kan sebetulnya bagian dari komitmen pemerintah meningkatkan angka partisipasi kasar. Dan itu sebetulnya kita kekurangan tenaga insinyur," katanya.

"Apalagi sekarang banyak infrastruktur mau dibangung. Kalau sampai insinyur kita kurang sedangkan infastruktur banyak dibangun, risikonya pihak asing akan masuk," kata dia.

Menurut dia, agar negara ini bisa memenuhi kebutuhan tenaga insinyur maka angka partisipasi kasar inilah yang harus kita tingkatkan.

"Nah yang kedua adalah pemerataan jangan sampai di kota besar saja. Itulah yang namanya program di luar domisili. Supaya kawan-kawan kita yang areanya jauh dari kota besarpun mendapatkan pendidikan yang sama dengan yang di kota," kata dia.

Kadarsah menambahkan, dari pertemuan tersebut salah satu target pembentukan kampus domisili adalah di Pangandaran, dengan tujuan meningkatkan aspek kemaritimannya. "Kita masih beberapa pemikiran, tetapi Pak Gubernur Jabar tadi opsinya 'kan ada di Pangandaran, karena kemaritiman," kata dia. []

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

itb

Sumber : Antara

Editor : Fatkhul Maskur
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

back to top To top