Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia tokotbisnis Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Rumah Kaca Samad, Supriansah Harap Erwin Aksa Jangan Pecat

Supriansah, saksi kasus Rumah Kaca Abraham Samad berharap Erwin Aksa, Chief Executive Officer (CEO) Bosowa Group mengerti bahwa unit apartemennya digunakan sebagai tempat pertemuan politik.n
Dika Irawan
Dika Irawan - Bisnis.com 26 Februari 2015  |  20:01 WIB
Rumah Kaca Samad, Supriansah Harap Erwin Aksa Jangan Pecat
Supriansah, saksi kasus Abraham Samad - Antara
Bagikan
Bisnis.com, JAKARTA - Supriansah, saksi kasus Rumah Kaca Abraham Samad berharap Erwin Aksa, Chief Executive Officer (CEO) Bosowa Group mengerti bahwa unit apartemennya digunakan sebagai tempat pertemuan politik.
 
" Tempatnya bukan dipake istirahat malah pertemuan politik. Sekarang pak Erwin saya rasa sudah mengerti. Semoga tidak jadi pecat saya," katanya seusai menjalani pemeriksaan sebagai saksi di Bareskrim Mabes Polri, Jakarta, Rabu (26/2/2015).
 
Pada hari ini Supriansah mendatangi Bareskrim untuk dimintai keterangan sebagai saksi penyalahgunaan wewenang pimpinan KPK yang dilaporkan Razman Arif Nasution.
 
Sebelumnya Supriansah alias Anca mengakui bahwa Samad menjadikan tempatnya untuk melakukan pertemuan dengan Hasto Kristiyanto dan Tjahjo Kumolo.
 
Seperti diwartakan Supriansah sebelumnya disebut pemilik unit apartemen di Capital Residence, kawasan Sudirman Central Business District.
Namun, diketahui pemilik apartemen itu adalah Erwin Aksa.
 
Sedangkan Supriansah merupakan konsultan hukum Bosowa Grup yang menempati apartemen tersebut atas namanya. Bila tak menjabat akan dikembalikan ke Bosowa.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

abraham samad
Editor : Bambang Supriyanto
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

back to top To top