Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Ini 4 Kerja Sama Penting Indonesia dengan Filipina

Pemerintah Indonesia menandatangani nota kesepahaman kerja sama bilateral dengan pemerintah Filipina pada saat kunjungan kenegaraan Presiden Joko Widodo di Manila.
Akhirul Anwar
Akhirul Anwar - Bisnis.com 09 Februari 2015  |  18:38 WIB
Presiden Joko Widodo bertemu WNI, di KBRI Manila Filipina, Senin (9/2/2015). - JIBI/Akhirul Anwar
Presiden Joko Widodo bertemu WNI, di KBRI Manila Filipina, Senin (9/2/2015). - JIBI/Akhirul Anwar

Bisnis.com, MANILA - Pemerintah Indonesia menandatangani nota kesepahaman kerja sama bilateral dengan pemerintah Filipina pada saat kunjungan kenegaraan Presiden Joko Widodo di Manila.

Pertama, kerja sama perlindungan buruh migran. Kedua, kerja sama bidang pendidikan kejuruan dan pelatihan. Ketiga, kerja sama melawan penyelundupan narkoba. Keempat, kerja sama pendidikan riset dan pelatihan antarlembaga pendidikan pertahanan nasional.

Presiden Joko Widodo mengatakan selain kedua belah pihak juga dilakukan pertemuan bilateral membahas isu prioritas mengenai perbatasan kerja sama politik, hukum dan keamanan, perlindungan warga negara Indonesia, kerja sama ekonomi, kerja sama dibidang pendidikan dan hubungan antarmasyarakat.

"Terkait perbatasan, kita sepakat untuk segera memulai perundingan batas kontinen, kemudian meninjau kembali perjanjian lintas batas 1975 dan perjanjian patroli perbatasan 1975," katanya di Istana Malacanang, Senin (9/2/2015).

Terkait dengan polhukam, kerja sama diarahkan mengenai pemberantasan narkoba dan penanggulangan bencana, dan pengadaan alutsista bagi Filipina. Selain itu, ada kerja sama di bidang maritim dan mekanisme kerja sama bilateral Indonesia, Malaysia, Filipina untuk penanganan nelayan Bajo ke depan. 

"Kita juga mengapresiasi kepada pemerintah fFlipina terkait dengan perlindungan WNI, termasuk WNI keturunan Indonesia di Flipina," jelasnya. 

Adapun, kerja sama di bidang ekonomi, kedua negara sepakat untuk meningkatkan volume perdagangan dua kali lipat pada 2016. Jokowi juga mengundang investasi di bidang maritim, perikanan, energi.

Indonesia juga Ingin mendorong kerja sama di bidang pertanian, perikanan, perkebunan, farmasi dan perdagangan antarperusahaan pelat merah alias BUMN.

Kemudian terkait dengan hubungan masyarakat, pemerintah ingin meningkatkan kerja sama pendidikan dua arah melalui sister school, university to university, pertukaran guru dan siswa serta beasiswa bagi warga di Filipina Selatan. 

Jokowi yang melakukan sambutan dengan Bahasa Indonesia mengundang Presiden Filipina Benigno S. Aquino III untuk menghadiri peringatan 60 tahun Konferensi Asia Afrika pada April 2015 di Jakarta dan Bandung serta berpartisipasi pada World Economic Forum on East Asia 2015 di Bali. 


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

indonesia filipina kerja sama
Editor : Yusuf Waluyo Jati

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top