Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Mulai 1 Juli, Perpanjang SIM Boleh Lintas Provinsi

Mulai 1 Juli 2015 perpanjangan Surat Izin Mengemudi (SIM) bisa dilakukan secara lintas provinsi. Bagi pemegang SIM dari berbeda provinsi bisa memperpanjangnya di lokasi terdekat, tidak harus ke daerah asal surat itu diterbitkan.
News Editor
News Editor - Bisnis.com 07 Februari 2015  |  02:34 WIB
Mobil SIM Keliling - Ilustrasi/Antara
Mobil SIM Keliling - Ilustrasi/Antara

Bisnis.com, YOGYAKARTA - Mulai 1 Juli 2015 perpanjangan Surat Izin Mengemudi (SIM) bisa dilakukan secara lintas provinsi. Bagi pemegang SIM dari berbeda provinsi bisa memperpanjangnya di lokasi terdekat, tidak harus ke daerah asal surat itu diterbitkan.

"Itu juga terintegrasi dengan Kementerian Dalam Negeri melalui KTP (kartu tanda penduduk) elektronik," kata Kepala Korps Lalu Lintas (Kakorlantas) Inspektur Jenderal Condro Kirono saat meresmikan SIM corner di Jogja City Mall, Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta, Jumat, (6/2/2015).

Untuk mengawali, perpanjangan masa berlaku SIM baru bisa dilakukan antarkabupaten/kota dalam satu provinsi. Korlantas baru mengaplikasikan program itu di beberapa provinsi. Yaitu Daerah Istimewa Yogyakarta, Maluku, Maluku Utara dan Papua.

Para pemegang SIM di kabupaten atau kota dalam satu provinsi tidak harus memperpanjang surat izin itu di daerah asal. Sebab, di setiap provinsi yang sudah terintegrasi itu secara online bisa dilayani. Namun bagi yang akan mendapatkan SIM baru memang masih harus dilakukan di daerah pemegang KTP.

"Ini kami kembangkan terus, targetnya 1 Juli akan terintegrasi secara online di 34 kota provinsi di seluruh Indonesia," kata Condro.

Kelebihannya, kata mantan Kepala Kepolisian Resor Kota Besar Yogyakarta itu, saat pemegang SIM yang sudah habis masa berlakunya, tidak perlu kembali ke daerah asalnya. Apalagi banyak masyarakat yang merantau ke daerah lain di seluruh Indonesia. 

"Bisa memperpanjang tanpa harus kembali ke daerah di mana pembuatan SIM. Entah karena kuliah atau bekerja di tempat lain," kata dia.

Integrasi dengan Kementerian Dalam Negeri, kata Condro, juga bisa diketahui jika ada yang mempunyai KTP dobel atau SIM dobel. Saat registrasi pertama, akan dimasukkan NIK (nomor induk kependudukan). Dari situ akan ketahuan identifikasi nomor induknya.

Di Daerah Istimewa Yogyakarta, Kepolisian Daerah (Polda) membuka SIM corner di Jogja City Mall, jalan Magelang, Sleman. Dua ruang besar digunakan untuk membuat perpanjangan SIM. Masyarakat se Daerah Istimewa Yogyakarta bisa memperpanjang SIM yang sudah habis masa berlakunya sambil berbelanja. 

"Ini sebagai jawaban atas permintaan dan mendekatkan polisi dengan masyarakat," kata Kepala Polda Daerah Istimewa Yogyakarta Brigadir Jendral Oerip Subagyo yang satu angkatan dengan Condro.

Waktu yang dibutuhkan untuk memperpanjang SIM tidak lama. Hanya sekitar 10 menit sudah selesai karena sistemnya sudah online dan terintegrasi dengan kabupaten/kota se Daerah Istimewa Yogyakarta.

Selain di SIM corner, juga ada layanan mobile dengan bus yang keliling di beberapa titik se Daerah Istimewa Yogyakarta. Ada empat bus yang siap melayani warga Daerah Istimewa Yogyakarta di tempat-tempat keramaian untuk perpanjangan SIM di Daerah Istimewa Yogyakarta.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

sim provinsi

Sumber : tempo.co

Editor : Yusuf Waluyo Jati
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top