Gawat! Kasus Penyakit DBD di Sumsel Melonjak 2 Kali Lipat

Pemprov Sumatra Selatan mengungkapkan sebanyak 335 orang terkena penyakit demam berdarah dengue (DBD) sepanjang Januari ini, atau meningkat hampir dua kali lipat dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu sebanyak 137 orang.
Ringkang Gumiwang | 02 Februari 2015 20:40 WIB
Pengasapan (fogging) untuk mengatasi demam berdarah dengue (DBD) - Antara

Bisnis.com, PALEMBANG - Pemprov Sumatra Selatan mengungkapkan sebanyak 335 orang terkena penyakit demam berdarah dengue (DBD) sepanjang Januari ini, atau meningkat hampir dua kali lipat dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu sebanyak 137 orang.

Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Sumsel Lesti Nuraini mengatakan penyakit yang ditularkan oleh nyamuk aedes aegypti ini harus diwaspadai oleh masyarakat. Apalagi, saat ini telah memasuki musim hujan, sehingga kasus penyakit DBD rawan meningkat.

"Saat ini, status waspada telah kami tetapkan dan diperkirakan pada Maret ini sebagai puncaknya, sehingga masyarakat dihimbau untuk melakukan perilaku hidup bersih dan sehat," tuturnya, Senin (2/2/2015).

Lesti menambahkan jumlah penderita DBD tertinggi terjadi di beberapa kabupaten/kota antara lain Palembang sebanyak 101 orang sepanjang Januari ini. Kemudian, Banyuasin sebanyak 65 orang dan Prabumulih mencapai 56 orang.

Sementara, jumlah penderita DBD di kabupaten/kota lainnya, yakni Ogan Komering Ilir dengan 46 orang, Muaraenim 25 orang, Ogan Ilir sebanyak 19 orang dan Ogan Komering Ulu (OKU) 7 orang. Lalu, Lahat ada 2 orang, Musi Rawas 1 orang, OKU Selatan 2 orang, Lubuklinggau 8 orang dan PALI 3 orang. Adapun, Muba dan Empat Lawang belum terdata.

Tag : sumatra selatan, dbd
Editor : Yusuf Waluyo Jati

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top