Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

INVESTASI SUMSEL: Pemprov Targetkan Naik 60%

Seiring dengan target pertumbuhan ekonomi Sumatra Selatan sebesar 6%, Pemerintah Provinsi Sumatra Selatan menargetkan investasi yang masuk tahun ini mencapai Rp16 triliun, naik 60% dari target tahun lalu sebesar Rp10 triliun.
Dinda Wulandari
Dinda Wulandari - Bisnis.com 26 Januari 2015  |  16:19 WIB
Jembatan Musi di Palembang. Pemprov Sumsel targetkan investasi 2015 naik 60% - Bisnis
Jembatan Musi di Palembang. Pemprov Sumsel targetkan investasi 2015 naik 60% - Bisnis

Kabar24.com, PALEMBANG—Seiring dengan target pertumbuhan ekonomi Sumatra Selatan sebesar 6%, Pemerintah Provinsi Sumatra Selatan menargetkan investasi yang masuk tahun ini mencapai Rp16 triliun, naik 60% dari target tahun lalu sebesar Rp10 triliun.

Kepala Badan Promosi dan Perizinan Penanaman Modal Daerah (BP3MD) Provinsi Sumsel Maulan Aklil mengatakan realisasi investasi yang akan dikejar terdiri atas penanaman modal dalam negeri sebesar Rp7 triliun, dan penanaman modal asing (PMA) sebesar Rp9 triliun.

“Kami sangat optimis karena Sumsel banyak memiliki proyek infrastruktur strategis seperti kawasan Tanjung Carat dan Tanjung Api-api. Proyek inilah  akan diprioritaskan untuk ditawarkan kepada investor lokal ataupun asing,” tuturnya, Senin (26/1/2015).

Aklil mengakui target tersebut merupakan tanggung jawab yang besar, sekaligus menjadi tantangan bagi (BP3MD) Provinsi Sumsel. Pasalnya, nilai investasi tersebut perlu direalisasikan apabila menginginkan pertumbuhan ekonomi Sumsel dapat melompat hingga 6%.

Oleh karena itu, BP3MD Sumsel akan berupaya keras untuk menjual Sumatra Selatan, sehingga dapat menarik para investor untuk menanamkan modalnya. “Pokoknya, Sumsel akan kami buat menarik layaknya perempuan umur 17 tahun,” katanya.

Dalam mendukung investasi di Sumatra Selatan, lanjut Maulan, Pemprov Sumatra Selatan akan membentuk tim khusus bidang investasi guna menggaet para investor, baik penanaman modal dalam negeri (PMDN), maupun penanaman modal asing (PMA).

Menurutnya, tim khusus tersebut akan berkoordinasi dengan dinas-dinas terkait, sehingga memecahkan persoalan yang masih menghambat investasi, seperti tender yang tidak kunjung beres, perizinan yang berbelit-belit dapat segera diselesaikan.

 “Tim investasi ini akan segera kita buat, melalui tim ini para calon investor yang tertarik akan cepat kami respon, tentunya sebelumnya mereka akan dibekali kemampuan dan keterampilan, seperti komunikasi berbahasa daerah hingga asing,” tuturnya.

Pria yang sebelumnya menjabat sebagai Kepala Badan Perpustakaan Daerah Provinsi Sumsel tersebut mengaku pihaknya telah merancang berbagai program pengembangan investasi yang siap digelar beberapa bulan kedepan.

 Di samping itu, Maulan menuturkan pihaknya juga mengharapkan realisasi penerapan sistem pelayanan terpadu satu pintu {PTSP} di Sumsel. Menurutnya, sistem PTSP memiliki pengaruh cukup besar terhadap perkembangan investasi di sebuah provinsi.

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

sumsel
Editor : Ismail Fahmi

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

To top