Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

TERPIDANA MATI NARKOBA: Permohonan Grasi Andrew Chan "Bali Nine" Ditolak

Permohonan grasi terpidana mati kasus narkoba asal Australia yang dikenal "Bali Nine", Andrew Chan, ditolak oleh Presiden Joko Widodo.
Redaksi
Redaksi - Bisnis.com 22 Januari 2015  |  18:55 WIB
Mobil ambulans membawa jenazah salah satu terpidana mati narkoba beberapa waktu lalu. Permohonan grasi Andrew Chan
Mobil ambulans membawa jenazah salah satu terpidana mati narkoba beberapa waktu lalu. Permohonan grasi Andrew Chan "Bali Nine" ditolak - Antara

Kabar24.com, JAKARTA--Permohonan grasi terpidana mati kasus narkoba asal Australia yang dikenal "Bali Nine", Andrew Chan, ditolak oleh Presiden Joko Widodo.

Kepala Pusat Penerangan Hukum Kejaksaan Agung Tony Tribagus Spontana  membenarkan adanya penolakan  permohonan grasi itersebut.

Penolakan grasi itu tertuang dalam Keputusan Presiden nomor 9/G tahun 2015 tertanggal 17 Januari 2015.

Kapuspenkum menyatakan terkait pelaksanaan eksekusinya sendiri, sampai sekarang belum ditentukan.

"Hari eksekusinya dan lokasinya belum ditentukan," katanya, Kamis (22/1/2015)

Sebelumnya, satu terpidana mati anggota Bali Nine lainnya, Myuran Sukumaran, sudah ditolak permohonan grasinya pada 30 Desember 2014.

Kemudian Kejagung berdalih eksekusi terhadap dua warga negara Australia itu, masih menunggu permohonan grasi dari Andrew Chan.

"Sesuai aturan, jika tindak pidana dilakukan bersama-sama, maka eksekusinya harus bersama juga,"  ujar Jaksa Agung, HM Prasetyo beberapa waktu lalu.

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

terpidana narkoba

Sumber : Antara

Editor : Ismail Fahmi

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

To top