Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia tokotbisnis Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

KSAL ADE SUPANDI: Perlu Operasi Lebih Besar Berantas Pencurian Ikan

Kepala Staf Angkatan Laut Laksamana Madya Ade Supandi mengatakan perlu menggelar operasi lebih besar dalam rangka memberantas pencurian ikan dan potensi sumber daya laut di Indonesia.
Akhirul Anwar
Akhirul Anwar - Bisnis.com 31 Desember 2014  |  17:14 WIB
KSAL ADE SUPANDI: Perlu Operasi Lebih Besar Berantas Pencurian Ikan
Ilustrasi: Penangkapan kapal asing pencuri ikan di perairan Indonesia.
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA - Kepala Staf Angkatan Laut Laksamana Madya Ade Supandi mengatakan perlu menggelar operasi lebih besar dalam rangka memberantas pencurian ikan dan potensi sumber daya laut di Indonesia.

KSAL menyatakan salah satu konsep Angkatan Laut adalah secara tegas melakukan penindakan hukum terhadap pencurian ikan oleh kapal-kapal asing.

Oleh karena itu semangat pemerintah untuk memberantas pencurian potensi laut di Indonesia menjadi perhatian Kasal yang baru dilantik oleh Presiden Joko Widodo 31 Desember 2014 tersebut.

"Potensi laut kita alangkah baiknya dimanfaatkan nelayan kita. Dan persoalan ini, yang kita berantas adalah kapalnya dulu," jelas Ade seusai pelantikan di Istana Negara Jakarta, Rabu (31/12/2014).

Ada dua kondisi yang perlu dilakukan AL, yakni mencegah masuknya kapal ilegal dan kedua mencegah mereka melakukan eksploitasi sumber daya alam tanah air.

Hal terpenting yang dibutuhkan adalah pemenuhan bahan bakar untuk operasi kapal milik TNI AL.

"Perairan kita cukup luas dan masuk akses ke Indonesia banyak corongnya. Sehingga memang ada konsekuensi yang dilakukan KSAL sebelumnya bahwa kita masih butuhkan bahan bakar untuk mendukung operasi kapal-kapal kita," jelasnya.

Pengalaman Ade, pelaku illegal fishing memang jumlahnya fluktuatif. Jika aparat tegas secara otomatis jumlah pelaku pencurian turun, begitu juga sebaliknya. "Jadi kita tidak boleh berhenti," katanya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

perikanan tni al
Editor : Saeno
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

back to top To top