RPP JAMINAN PENSIUN:Pemerintah Targetan Tuntas Januari 2015

Pemerintah sesumbar akan menyelesaikan pembahasan rancangan peraturan pemerintah (RPP) jaminan pensiun pada Januari tahun depan.
Tegar Arief | 02 Desember 2014 19:54 WIB
Dirjen Pembinaan Hubungan Industrial dan Jaminan Sosial Kementerian Tenaga Kerja Ruslan Irianto Simbolon. - JIBI
Bisnis.com, JAKARTA -- Pemerintah sesumbar akan menyelesaikan pembahasan rancangan peraturan pemerintah (RPP) jaminan pensiun pada Januari tahun depan.
 
Dirjen Pembinaan Hubungan Industrial dan Jaminan Sosial Ruslan Irianto Simbolon Kementerian Ketenagakerjaan mengatakan pengesahan RPP ini mendesak karena akan diimplementasikan pada 1 Juli 2015.
 
"Kalau sampai Januari masih alot pemerintah akan mengambil sikap untuk menetapkan keputusan yang paling bijaksana," katanya, Selasa (2/12/2014).
 
Dalam rapat yang dilakukan, masing-masing perwakilan baik pengusaha dan pekerja tidak sepakat dengan persentase besaran iuran yang dibayar.
 
Pekerja meminta persentase sebesar 15% di mana pengusaha mengiur 10% dan pekerja 5%. Permintaan tersebut dinilai terlalu membebani pengusaha.
 
“Menurut kami angka yang paling pas adalah 8%, pembagiannya 5% ditanggung pengusaha dan 3% ditanggung pekerja. Pembagian ini yang paling pas,” tegas Irianto.
Tag : JAMINAN PENSIUN
Editor : Martin Sihombing

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top