Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

SBY Resmikan Gedung Asrama Mahasiswa Indonesia di Mesir

Presiden Susilo Bambang Yudhoyono meresmikan empat gedung asrama mahasiswa Indonesia di Universitas Al Azhar Mesir yang diberi nama SBY.
Asrama Indonesia di Al Azhar, Kairo/setkab.go.id
Asrama Indonesia di Al Azhar, Kairo/setkab.go.id

Bisnis.com, JAKARTA—Presiden Susilo Bambang Yudhoyono meresmikan empat gedung asrama mahasiswa Indonesia di Universitas Al Azhar Mesir yang diberi nama ‘SBY’.

Kompleks mahasiswa ‘SBY’ adalah empat gedung asrama di kompleks mahasiswa asing Universitas Al Azhar yang mampu menampung 1.200 mahasiswa.

Peresmian proyek bernilai Rp54 miliar tersebut ditandai dengan penandatangan prasasti oleh Presiden di depan masjid Baiturrahim kompleks Istana Kepresidenan.

SBY memaparkan pembangunan asrama mahasiswa Indonesia di Al Azhar adalah proyek jangka panjang yang dimatangkan pada kunjungannya ke Mesir pada Februari 2013.

Keputusan untuk mendirikan asrama tersebut diambil setelah Presiden berdiskusi dengan pimpinan Al Azhar dan mahasiwa Indonesia yang sedang belajar di salah satu universitas tertua di dunia tersebut.

“Doktrin Universitas Al Azhar itu sama dengan yang kita cita-citakan yaitu ingin benar, islam itu menaburkan rahmat bagi semesta alam. Karena itulah saya sungguh bersyukur dan ingin bentul mendorong putra-putri terbaik bangsa mengikuti pendidikan di Al Azhar,” kata SBY, Jumat (3/10/2014).

Menteri Pendidikan dan Kebudayaan M. Nuh mengatakan pemerintah membangun gedung asrama di Al Azhar untuk memudahkan kegiatan mahasiswa Indonesia.

Saat ini, ada sekitar 3.500 mahasiswa asal Indonesia yang belajar di Al Azhar. Sebagian besar dari mereka tinggal lebih jauh dari 10 kilometer dari universitas.

“Jadi di Al Azhar itu, sudah perjalanan sangat lama. Mereka biasanya dari keluarga yang terbatas ekonomi,” kata Nuh.

Penggunaan empat gedung asrama ‘SBY’ rencananya akan dibagi antara mahasiswa Indonesia (50%), mahasiswa mesir (25%), dan mahasiswa negara lain yang berprestasi (25%).

Setiap gedung berdiri di lahan seluas 4.000 meter per segi dan memiliki 6 lantai yang mampu menampung 300 mahasiswa.

Dana pembangunan asrama merupakan hibah dari pemerintah RI senilai Rp54 miliar, termasuk hibah Kementerian Agama senilai Rp14 miliar dan hibah Pemerintah Daerah Sumatera Utara senilai Rp5 miliar.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Topik

Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper