Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

OBAMACARE Naungi Lebih Banyak Warga AS

Obamacare, program jaminan kesehatan nasional Amerika Serikat, memangkas jumlah masyarakat yang tidak ternaungi oleh asuransi kesehatan hingga 2% tahun ini.
Amanda Kusumawardhani
Amanda Kusumawardhani - Bisnis.com 16 September 2014  |  21:55 WIB

Bisnis.com, WASHINGTON—Obamacare, program jaminan kesehatan nasional Amerika Serikat, memangkas jumlah masyarakat yang tidak ternaungi oleh asuransi kesehatan hingga 2% tahun ini.

Berdasarkan studi yang dilansir Centers for Disease Control and Prevention (CDC), sebanyak 18,4% masyarakat dengan usia di atas 65 tahun tidak memiliki asuransi kesehatan sepanjang kuartal I/2014. Jumlah tersebut turun dibandingkan dengan tahun lalu yang mencapai 20,4%.

Penurunan tersebut sebagian besar disebabkan oleh bertambahnya jumlah masyarakat AS yang membeli produk asuransi kesehatan berjumlah 3,7 juta orang, sesuai dengan peraturan Patient Protection and Affordable Care Act.

“Di antara 2013 dan kuartal awal tahun ini, tercatat adanya penurunan signifikan [dalam %] terhadap jumlah masyarakat yang tidak ternaungi oleh asuransi kesehatan,” ungkap laporan CDC tersebut, Selasa (16/9/2014).

Survei terpisah yang dipublikasikan oleh New England Journal of Medicine pada Agustus tahun ini juga menyatakan sekitar 10,3 juta masyarakat AS menikmati asuransi kesehatan tahun ini.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

obamacare

Sumber : Bloomberg

Editor : Nurbaiti
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top