Penuhi Target MDGs, Penyediaan Air Bersih Libatkan Swasta

Direktur Jenderal Cipta Karya Kementerian Pekerjaan Umum, Imam Santoso Ernawi menyatakan Sistem Penyedian Air Minum Jatiluhur berkapasitas 5.000 liter per detik akan memenuhi kebutuhan air bersih untuk Jakarta, Karawang dan Bekasi.
Anggara Pernando | 02 September 2014 01:52 WIB

Bisnis.com, JAKARTA -- Direktur Jenderal Cipta Karya Kementerian Pekerjaan Umum, Imam Santoso Ernawi menyatakan Sistem Penyedian Air Minum Jatiluhur berkapasitas 5.000 liter per detik akan memenuhi kebutuhan air bersih untuk Jakarta, Karawang dan Bekasi.

"Penandatangananya secepatnya, masih mengajukan jadwal ke menteri [PU]," jelas Imam kepada Bisnis.com, di Jakarta, Senin (1/9/2014)

Imam juga menegaskan ketersediaan air bersih mau tak mau harus melibatkan swasta. Dengan keterbatasan anggaran pemerintah diperlukan upaya percepatan yang tidak biasa untuk mencapai target milenium (MDGs) 2020 dimana seluruh rumah tangga memiliki akses air bersih. Saat ini rumah tangga yang mendapatkan akses air bersih baru 68%.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
mdgs

Editor : Martin Sihombing

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top