Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

KABINET JOKOWI-JK: Risma Enggan Jadi Menteri. Begini Alasannya

Walikota Surabaya Tri Rismaharani menyatakan enggan menerima tawaran mengisi pos kabinet dalam pemerintahan Joko Widodo Jusuf Kalla sebagaimana wacana yang berkembang belakangan ini.
Arif Wahyudi
Arif Wahyudi - Bisnis.com 06 Agustus 2014  |  14:02 WIB
Tri Rismaharini - Jibiphoto/Peni Widarti
Tri Rismaharini - Jibiphoto/Peni Widarti

Bisnis.com, SLEMAN – Jelang pelantikan pemerintah baru pada 20 Oktober, sejumlah nama disebut-sebut sebagai calon menteri.

Namun, Walikota Surabaya Tri Rismaharani menyatakan enggan menerima tawaran mengisi pos kabinet dalam pemerintahan Joko Widodo – Jusuf Kalla sebagaimana wacana yang berkembang belakangan ini.

Risma mengatakan dirinya terikat sumpah dengan masyarakat Surabaya. Hal itu menjadi pertimbangan utama Risma untuk menerima tawaran “naik kelas”.

“Saya dulu sudah sumpah dan janji masyarakat Surabaya. Tidak mungkin saya melanggar janji itu karena berhubungan dengan Tuhan dan orang banyak. Jadi bukannya saya tidak menghargai tawaran, tapi saya memang benar-benar tidak bisa karena sumpah ini,” ujarnya usai memberikan kuliah umum kepada mahasiswa baru di Universitas Sanata Dharma (USD), Rabu (6/8/2014).

Risma mengaku masih memiliki kewajiban untuk mengantarakan masyarakat Surabaya menuju titik kemajuan yang dia harapkan.

Kendati beragam pujian mengalir terkait perkembangan Kota Pahlawan belakangan ini, Risma mengaku belum cukup memberikan kontribusi maksimal.

“Saya ingin menekan angka kemiskinan di Surabaya sampai mendekati titik yang sangat rendah. Kalau mengatasi kemiskinan sampai 100 persen memang susah. Tapi minimal saya bisa menekan sampai rendah,” tandasnya.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

kabinet Jokowi-JK

Sumber : Harian Jogja (6/8/2014)

Editor : Saeno
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top