Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

HUKUMAN KORUPTOR: ICW Nilai Vonis Hakim Tipikor Masih Ringan

Kinerja seluruh majelis hakim tindak pidana korupsi (Tipikor) yang memiliki kewenangan untuk menjatuhkan vonis kepada pelaku korupsi dinilai masih belum maksimal.
Sholahuddin Al Ayyubi
Sholahuddin Al Ayyubi - Bisnis.com 03 Agustus 2014  |  17:08 WIB
Ilustrasi - Bisnis.com
Ilustrasi - Bisnis.com

 

Bisnis.com, JAKARTA - Kinerja seluruh majelis hakim tindak pidana korupsi (Tipikor) yang memiliki kewenangan untuk menjatuhkan vonis kepada pelaku korupsi dinilai masih belum maksimal.

Pasalnya, masih banyak pelaku korupsi yang hanya mendapatkan hukuman kurang dari empat tahun penjara.

Penegasan tersebut disampaikan Koordinator Divisi Hukum dan Monitoring Peradilan Indonesia Corruption Watch (ICW), Emerson Yuntho dalam konferensi persnya di Kantor ICW, Jakarta, Minggu (3/8/2014).

"Tren vonis untuk kasus korupsi masih tergolong ringan dan masih membuat koruptor tersenyum," tuturnya.

Dengan demikian, menurut Emerson maka akan timbul sinisme di kalangan masyarakat tentang vonis ringan yang diberikan majelis hakim tipikor kepada para pelaku korupsi.

Emerson memberikan contoh dugaan tindak pidana korupsi suap terhadap terdakwa Akil Mochtar yang divonis penjara seumur hidup. Menurut Emerson, vonis terhadap Akil dapat dijadikan contoh seluruh majelis hakim Tipikor.

"Dalam kasus Akil Mochtar, ini bisa jadi acuan untuk menjatuhkan vonis yang sama," tukas Emerson.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

tipikor
Editor : Sepudin Zuhri
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top