Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Kompetisi Hukum Arbitrase: Mahasiswa UI Kalahkan Harvard, Leiden, dan Yale University

Lima mahasiswa Universitas Indonesia berhasil mengharumkan nama bangsa, dengan mencetak tiga prestasi di kancah kompetisi tingkat dunia dalam bidang hukum arbitrase.nn
Rahmayulis Saleh
Rahmayulis Saleh - Bisnis.com 25 April 2014  |  18:06 WIB
Ilustrasi
Ilustrasi

Bisnis.com, JAKARTA -- Lima mahasiswa Universitas Indonesia berhasil mengharumkan nama bangsa, dengan mencetak tiga prestasi di kancah kompetisi tingkat dunia dalam bidang hukum arbitrase.

Para mahasiswa Fakultas Hukum UI tersebut berhasil menang dalam kopetisi Arbitrase Internasional Semu Terbesar Didunia 21th, Willem C. Vis International Commercial Arbitration Moot (Vis Moot).

Mereka menyisihkan 220 universitas terkenal di dunia, di antaranya Yale University, Harvard University, University College London, Leiden University, dan University of Washington.

Kelima mahasiswa tersebut adalah Jeremiah Purba, Artika Nuswaningrum, Asri Rahimi, Kezia Minar Paladina, dan Putri Meisita Kusuma.

Farida Haryoko, Kepala Kantor Komunikasi UI, mengatakan kelima mahasiswa itu mewakili Indonesia dalam tiga ajang kompetisi Vis Moot.

Mereka memperoleh Juara I dalam The 6th Annual BBH Prague Vis-Pre Moot pada 4-6 April 2014 di Praha, Republik Ceko.

Untuk Juara II dalam The 4th Budapest (CEU) Vis-Moot and Conference on International Commercial Law and Arbitration, pada 7-9 April di Budapest, Hungaria.

Mereka juga meraih Honorable Mention of Frederic Eisemann Award.

"Asri Rahimi berhasil Honorable Mention of Martin Domke Award, sebagai salah satu pesera terbaik, yang diselenggarakan pada 12-17 April di Wina, Austria," kata Farida di Depok, Jumat (25/4/14).

Dia mengatakan Vis-Moot merupakan kompetisi arbitrase internasional terbesar, dan paling bergengsi di dunia.

Pada 2014 ini kompetisi tersebut diikuti 291 universitas dari 67 negara.

Kompetisi ini menguji pengetahuan mahasiswa mengenai hukum internasional, serta kemampuan berargumentasi dalam arbitrase, baik sebagai kuasa hukum penggugat mau pun tergugat.

Menurut dia, kerja keras tim UI yang telah berlatih selama 6 bulan di bawah bimbingan senior, serta Dekan FHUI, telah berbuah manis.

Tim FHUI, lanjutnya, berhasil masuk 64 besar selama dua tahun berturut-turut bersama dengan universitas ternama dunia, seperti Cornell Law School, Columbia University, University of Amsterdam, dan Utrecht University.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

hukum
Editor : Saeno

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top